Virus Corona

Pakai Batik Motif Virus Corona, Achmad Yurianto Umumkan Ada 176.344 ODP dan 12.979 PDP di Indonesia

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengenakan batik bermotif Virus Corona, Sabtu (18/4/2020).

Humas BNPB/M Arfari Dwiatmodjo
Achmad Yurianto memakai batik motif Covid-19 saat memperbarui data terbaru kasus Virus Corona di Indonesia, Sabtu (18/4/2020). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengenakan batik bermotif Virus Corona, Sabtu (18/4/2020).

Batik warna biru itu ia kenakan saat melakukan kegiatan rutinya setiap sore mulai pukul 15.30, yakni menginformasikan data terbaru kasus Covid-19 di Indonesia.

Dalam kesempatan itu ia menginformasikan sebanyak 39.422 kasus spesimen sudah diperiksa, dan didapatkan data 6.248 positif dan 33.174 negatif.

 Brigjen Argo Yuwono: Jika Tidak Ingin Dipidana, Jangan Ada Lagi Penolakan Jenazah Korban Covid-19

Kemudian, untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) terdapat penambahan sebanyak 2.612, hingga total menjadi 176.344 orang.

Dan, pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 369 dengan total menjadi 12.979 orang.

Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 221 kabupaten/kota di Tanah Air.

 204 Warga Jakarta Sembuh dari Covid-19, Paling Banyak di Indonesia

"Kita berharap bahwa 12 ribu lebih PDP ini betul-betul dalam pengawasan yang ketat untuk kemudian kita perhatikan gejala klinisnya."

"Dan kemudian kita lakukan pemeriksaan antigen PCR, karena inilah diagnosa pasti,” ucap Yuri, dikutip dari laman bnpb.go.id.

Yuri juga menginformasikan jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 meningkat menjadi 631 orang, setelah ada penambahan sebanyak 24 orang.

 Ahmad Riza Patria Siap Diminta Apa Saja oleh Anies Baswedan, Termasuk Blusukan Atau Jadi Penghubung

Jumlah tersebut masih tinggi apabila dibandingkan dengan angka kematian pasien per Sabtu (18/4/2020) sebanyak 535 orang, setelah ada penambahan sebanyak 15 orang.

Provinsi DKI Jakarta menjadi wilayah dengan sebaran pasien sembuh terbanyak, yakni 205 orang.

Disusul Jawa Timur sebanyak 96 orang, Jawa Tengah 44, Sulawesi Selatan 43, Jawa Barat 41, dan Bali 36 orang.

 Pencuri Helm yang Mengaku Ketua Anarko Sindikalis Indonesia Gemar Isap Ganja dan Tenggak Miras

"Kita bersyukur ada 205 di DKI Jakarta, 96 orang ada di Jawa Timur, 44 ada di Jawa Tengah, ada 43 di Sulawesi Selatan, ada 41 Jawa Barat."

"Total dari keseluruhan provinsi lainnya adalah sebanyak 631 pasien," ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (18/4/2020).

Dari total kasus sembuh dan meninggal tersebut, ada pula penambahan untuk kasus positif sebanyak 325 orang, hingga total menjadi 6.248.

 Petugas Medis Puskesmas Malaka Sari Bikin Pelindung Wajah untuk Bayi dari Mika dan Busa

Jumlah penambahan kasus positif tersebut juga semakin sedikit apabila dibanding hari sebelumnya yang mencapai 406 orang.

Hal ini membuat pemerintah semakin yakin COVID-19 dapat dicegah dan disembuhkan.

Data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 45.378 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 35 laboratorium.

Dekat dengan Bekasi Jadi Salah Satu Alasan Bupati Karawang Ajukan PSBB ke Pemerintah Pusat

Gugus Tugas juga merincikan data positif COVID-19 di Indonesia per 18 April 2020, yaitu:

- Aceh 6 kasus;

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved