Virus Corona
MENLU Amerika dan Inggris Peringatkan China untuk Terus Terang, Sebut Virus Corona dari Lab Wuhan
Negara-negara Eropa dan Amerika menuding China tak jujur terkait sumber Virus Corona dan intelejen mereka mencurigai virus dari laboratorium di Wuhan.
* Jumlah kasus Virus Corona di dunia 2.151.199 kasus.
* Jumlah pasien Vurus Corona meninggal dunia 143.725 orang.
* Kasus Virus Corona di Amerika Serikat 667.225 kasus.
* Jumlah pasien Virus Corona meninggal di Amerika 32.868 orang.
* Jumlah kasus Virus Corona di Inggris 104.145 kasus.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- China kini mendapat tekanan berat setelah sejumlah pajabat dari negara-negara Eropa dan Amerika meminta pemerintah China berterus terang mengenai sumber Virus Corona atau Covid-19.
Laporan-laporan interlejen yang dikemukakan pejabat Eropa dan Amerika Serikat mencurigai bahwa Virus Corona bersumber dari laboratorium biologi yang tengah dikembangkan China di Wuhan, China.
Eropa dan Amerika telah menurunkan tim untuk melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap kasus tersebut.
Inggris dan Amerika adalah dua negara yang paling keras mengkritik China yang dianggapnya tidak jujur terkait Virus Corona.
Demikian rangkuman yang didapat Wartakotalive.com dari berita-berita yang dimuat media asing seperti Dailymail.co.uk, AFP, barrons.com, dan CNN.
Dari Amerika Serikat dilaporkan, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo menuntut agar China 'berterus terang' setelah adanya laporan bahwa coronavirus berasal dari laboratorium China.
Hanya saja, Virus Corona itu bukan sebagai bioweapon, tetapi sebagai bagian dari percobaan untuk membuktikan bahwa ilmuwan China lebih unggul dari Amerika dalam mengidentifikasi ancaman virus yang muncul.
Pernyataan Mike Pompeo itu muncul setelah Presiden Donald Trump mengatakan pada Rabu bahwa AS sedang menyelidiki apakah virus corona pertama kali menyeberang ke manusia secara tidak sengaja selama percobaan dengan kelelawar di Institut Laboratorium Virologi Wuhan.
• ALHAMDULILLAH, Pertama Kali Pasien Corona Sembuh Lebih Banyak Daripada Pasien Meninggal di Indonesia
Setelah berita tentang wabah itu akhirnya diketahui publik, para pemimpin China dengan cepat menyalahkan 'pasar basah' Wuhan di mana hewan liar - meski bukan kelelawar - dijual untuk konsumsi.
Sebuah sumber memberi tahu Fox News bahwa bencana itu adalah 'penutupan pemerintah termahal sepanjang masa'.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/peneliti-virus-corona-temukan-covid-19-bermutasi.jpg)