Senin, 4 Mei 2026

Virus Corona

Imbas Virus Corona Konsumsi BBM Turun Drastis, Pertamina Tawarkan Delivery Service

Turunnya konsumsi BBM juga disumbang signifikan oleh kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Tayang:
Kompas.com/Heru Sri Kumoro
ILUSTRASI SPBU Pertamina 

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan memproyeksikan, harga minyak dunia akan berada di kisaran 40 - 45 dollar AS per barel pada akhir tahun ini.

Namun, hal tersebut baru akan dapat terealisasi apabila kesepakatan pemangkasan produksi minyak pada Juli hingga Desember 2020 tetap dilaksanakan.

"Harga minyak dapat kembali normal, dengan asumsi dimana tahapan untuk memotong produksi Juli-Desember 2020 pemangkasan sebanyak 7.7 juta barel minyak per hari tetap dilakukan," tuturnya kepada Kompas.com, Senin (13/4/2020).

Kendati demikian, Mamit mengakui, jumlah pemangkasan tersebut belum sesuai dengan keinginan pelaku pasar.

Pasalnya, permintaan terhadap minyak dunia juga tengah mengalami pelemahan akibat pandemi virus corona yang masih berlangsung.

"Memang pemangkasan ini masih diluar harapan dimana pasar menginginkan paling tidak 12 juta barel per hari agar harga bisa rebound," ujarnya.

Oleh karenanya, meski dari sisi supply berhasil ditekan, namun ia memprediksi permintaan minyak belum akan kembali ke level normal dalam waktu dekat.

"Dengan kondisi hampir semua negara besar mengalami pandemik korona,maka demand tetap akan berkurang meskipun produksi di pangakas 9.7 juga barel per hari," ucapnya.

Sebagai informasi, setelah OPEC+ sepakat memangkas produksi, harga minyak dunia langsung menunjukan penguatan.

Harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) naik 7,7 persen menjadi 24,52 dollar AS per barel di perdagangan Asia hari ini, Senin.

Sedangkan minyak mentah Brent, patokan internasional, naik 5,0 persen menjadi 33,08 dollar AS per barel.

Hari Ini, Pemkot Tangerang Akan Sosialiasi di 104 Kelurahan Menjelang PSBB Tangerang Raya

Layanan Antar Jemput

Tak hanya minimarket yang kini memberikan pelayanan belanja dari rumah untuk mendukung program jaga jarak dalam rangka mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum - SPBU Pertamina juga memberikan layanan pembelian bahan bakar minyak (BBM), pelumas, dan LPG hingga  ke rumah pembeli.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan, layanan ini sebenarnya sudah ada sejak sebelum merebaknya wabah Corona, terutama untuk pemesanan Bright Gas.

Layanan tersebut bernama Pertamina Delivery Service (PDS) yang kini ditingkatkan sehingga masyarakat juga bisa melakukan pemesanan BBM dan Pelumas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved