Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Tidak Perlu Khawatir Tertular, Berikut Cara Pemulasaran Jenazah Pasien Positif Virus Corona

Tidak Perlu Khawatir Tertular, Berikut Cara Pemulasaran Jenazah Pasien Positif Virus Corona

Tribun Jabar
Ilustrasi -- pemakaman jenazah perawat corona ditolak warga di Semarang 

Walau telah dijelaskan proses pemulasaran jenazah pasien positif virus corona telah dilakukan, aksi penolakan pemakaman pasien virus corona masih terjadi di banyak wilayah Indonesia. Lalu, apakah itu pemulasaran jenazah pasien positif virus corona dan bagaimana prosesnya?

WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI - Virus corona atau covid-19 bisa menular melalui droplet tersentuh oleh orang lain.

Virus tersebut kemudian masuk melalui saluran pernapasan mana kala seseorang menyentuh wajah menggunakan tangannya setelah sebelumnya memegang droplet tersebut.

Bagaimana apabila penularan melalui jenazah yang terpapar Covid-19?

Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati Kombes Sumy Hastry Purwanti menjelaskan hal tersebut bisa saja terjadi.

Cairan di dalam tubuh yang mengalami proses pembusukan sama halnya seperti droplet.

Oleh sebab itu, Kombes Sumy Hastry menjelaskan butuh penanganan khusus untuk memakamkan korban Covid-19.

Prosedur pemulasaran jenazah positif virus corona tak hanya dibuat oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah, tetapi diungkapkannya berasal dari kajian Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI).

Dalam prosesnya, jenazah dijelaskan Kombes Sumy Hastry Purwanti diperlakukan khusus.

Berbeda dengan jenazah pada umumnya, pihaknya membungkus jenazah dengan kantong plastik secara menyeluruh.

Halaman
123
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Dwi Rizki
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved