Kamis, 30 April 2026

Virus Corona Jabodetabek

Jalan Lingkungan di Cipinang Besar Utara Ditutup Warga, tapi Kalau Kasih Uang Bisa Dibuka

Warga di kawasan RW 02, 03, dan 04 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, menutup jalan lingkungan, guna menghindari penyebaran Co

Tayang:
Penulis: Rangga Baskoro |
Dokumentasi Warga RW 02 Kelurahan Cipinang Besar Utara
Jalan lingkungan di sekitar TPU Prumpung, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (13/4/2020). 

WARTAKOTALIVE, JATNEGARA - Warga di kawasan RW 02, 03, dan 04 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, menutup jalan lingkungan, guna menghindari penyebaran Covid-19.

Penutupan jalan akses utama menuju TPU Prumpung tersebut, dilakukan secara sepihak oleh warga RW 03.

Sehingga, warga lainnya kesulitan apabila hendak memasuki wilayahnya sendiri.

1.403 Buruh Tangerang Selatan Kena PHK Akibat Covid-19, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Ogah Komentar

Hal itu dikatakan Ketua RT 06/02 Sunadi, yang menduga penutupan jalan lingkungan dimanfaatkan oleh warga lain untuk melakukan pungutan liar (pungli)

"Jalur itu saat hari-hari biasa sebelum kejadian (wabah Covid-19) ditutup memang jam 10 malam."

"Sekarang yang saya tahu ditutup terus," kata Sunadi, Senin (13/4/2020).

DAFTAR Kementerian dan Lembaga yang Anggarannya Dipotong Demi Perangi Covid-19, KPK Termasuk

Sunadi menjelaskan, pihaknya sangat mengeluhkan penutupan akses utama warga tersebut.

Sebab, jalan itu merupakan akses utama dari permukiman warga menuju jalan besar.

Apalagi, ditambah adanya aksi pungutan liar oleh oknum warga setempat untuk siapapun yang ingin lewat jalur itu, termasuk bagi warga yang yang juga bertempat tinggal di RW lain.

Tambah Dua, Ini Daftar 28 Dokter Indonesia yang Meninggal karena Terpapar Covid-19

"Jalur itu ada yang jaga, kalau sama yang kenal mungkin dikasih lewat."

"Tapi kalau pedagang, mobil material, mobil sayur, itu tidak bisa masuk."

"Itu dia pakai bahasa halus "pak tidak bisa masuk" tapi begitu dilipatin (uang) dikasih baru dibuka," ujar Sunadi.

UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia: 380 Pasien Sembuh, 4.557 Orang Positif, 399 Meninggal

Uang yang diberikan warga kepada oknum yang menjaga jalur itu pun berkisar Rp 5.000-Rp 20.000.

"Kalau mobil Rp 20.000, kalau motor Rp 5.000."

"Dia tidak minta langsung, cuma pakai bahasa "maaf pak, tidak bisa lewat pak" begitu," ujar Sunadi.

Puluhan Penjual Hape di PGC Masih Buka, Camat Kramat Jati: Bagaimana Penyebaran Covid-19 Bisa Putus?

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved