Selasa, 19 Mei 2026

Virus Corona

Apakah Perokok Berisiko Terkena Dampak Lebih Buruk dari Virus Corona, Ini Hasil Penelitian Terbaru

Hasil penelitian menunjukkan angka mengejutkan terhadap para perokok baik aktif maupun pasif terkait Virus Corona.

Tayang:
Editor: Suprapto
Warta Kota
Apakah Merokok dapat meningkatkan risiko Virus Corona. 

* Jumlah kasus Virus Corona di dunia hari ini 1.595.350 kasus.

* Jumlah pasien Virus Corona meninggal dunia

* Apakah perokok berisiko lebih besar tertular Virus Corona?

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Jumlah kasus Virus Corona atau Covid-19 terus meningkat.

Hingga Jumat (10/4/2020) pagi ini, jumlah kasus Virus Corona di dunia hari ini 1.595.350 kasus.

Dari angka tersebut, jumlah pasien Virus Corona meninggal dunia mencapai 95.455 orang.

Tetapi bersyukur juga bahwa jumlah pasien virus corona sembuh telah mencapai 353.975 orang, sebagaimana data Johns Hopkins University & Medicine.

Pertanyaan kemudian muncul, apakah salah satu kebiasaan warga yang berpengaruh terhadap  buruk terhadap Virus Corona?

PSBB Jakarta, Daop I Batasi Keberangkatan Kereta Jarak Jauh Hanya Ada 7 Jurusan

Wabah Virus Corona di Yaman Paksa Hentikan Perang, Gencatan Senjata Lawan Houthi Selama 2 Pekan

Dan apakah perokok berisiko lebih besar tertular Virus Corona?

Apakah karena tingkat stres yang tinggi para mantan perokok juga akan kembali merokok?   

Sejumlah ahli kesehatan dunia memberikan pendapat berikut ini, seperti dikutip darih ttps://www.standard.co.uk/. 

Para pejabat berwenang di Inggris mengatakan hubungan perokok dengan Coronavirus 14 kali lebih mungkin untuk terkena gejala yang parah.

Ini Permintaan Anies Soal Berlakunya PSBB, Jangan Berkumpul Lebih dari 5 Orang, Beribadah di Rumah

VIRAL, Istri Grebek Suami Lagi Mandi dengan Si Rambut Panjang, Berakhir Mengejutkan

Hal ini karena Virus Corona menyerang sistem pernapasan dan seperpti diketahui paru-paru perokok aktif dan perokok secara pasif lebih lemah dibandingkan yang tidak terpapar rokok. 

Profesor John Newton, Direktur Peningkatan Kesehatan Masyarakat Kesehatan Inggris (PHE), mengatakan: "Mengingat pandemi Covid-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, tidak pernah ada waktu yang lebih penting untuk berhenti merokok."

Dia menambahkan, "Tidak hanya untuk kesehatan Anda sendiri tetapi untuk melindungi orang-orang di sekitar Anda. Ini juga akan membantu meringankan tekanan besar pada NHS. "

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved