Breaking News:

JADWAL Lengkap Live Streaming Misa Jumat Agung, Malam Paskah, dan Minggu Paskah 2020 di Jakarta

Pekan Suci tahun ini bakal menjadi 'spesial', karena tidak bisa dirayakan di gereja akibat pandemi Covid-19.

akhirzaman.org
Peringatan kematian Yesus Kristus dalam ibadah Jumat Agung. 

"Sikap bertanggung jawab adalah dengan kita tinggal (tetap) di rumah dan beribadah di rumah,” ujar Anies Baswedan, Kamis (19/3/2020) petang.

Hal itu dikatakan Anies Baswedan seusai rapat kerja dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta di Balai Kota DKI.

 BNI Tak Mau Berandai-andai Soal Penyebab Kematian Salah Satu Pegawainya, Tutup Satu Kantor Cabang

Keputusan yang diambil dalam rapat itu adalah kegiatan keagamaan seperti Salat Jumat, kebaktian untuk Umat Kristen dan sebagainya, dilakukan di rumah selama dua pekan.

Agar seruan ini berjalan lancar, pihaknya melibatkan Polri, yakni Bhabinkamtibmas dan TNI yakni Babinsa, untuk membantu menginformasikan kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah.

Bahkan, pihaknya telah menginstruksikan 267 lurah yang ada di Jakarta agar menyampaikan seruan ini kepada masyarakat.

 Wali Kota Bekasi Bilang Warganya yang Dikabarkan Positif Corona Sudah Lama Pulang ke Jawa Tengah

“Jika kita tidak melakukan itu maka membahayakan bagi semua yang berpotensi terjangkiti karena begitu banyak orangnya."

"Dan yang terpapar tak selalu menunjukkan gejala.”

“Jadi ini kesepakatan yang tadi kita dapatkan, dan insyaallah kita berharap kepada seluruh umat untuk ikut melaksanakan ini sebagai cara kita melindungi saudara sebangsa sekarang,” tambahnya.

 Tanggap Darurat Virus Corona di Depok Sampai 29 Mei 2020, Warga Diminta Turuti Arahan Pemerintah

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerukan warga Ibu Kota beribadah di rumah, menyusul merebaknya wabah virus corona (Covid-19).

Termasuk, Salat Jumat yang sedianya digelar di masjid, mulai Jumat (20/3/2020) besok diimbau menggantinya dengan Salat Zuhur di rumah masing-masing.

“Hari ini kesepakatannya Salat Jumat di Jakarta ditunda selama dua Jumat ke depan."

 Minimalkan Penyebaran Virus Corona, Wali Kota Bekasi Wacanakan Warganya Setop Bekerja ke Jakarta

"Sesudah itu kami pantau kembali,” kata Anies Baswedan seusai rapat kerja dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta, di Balai Kota, Kamis (19/3/2020) petang.

Anies Baswedan mengaku seruannya kali ini berbeda dibanding pekan lalu saat menghadapi wabah corona.

Saat itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk masing-masing membawa alat salat berupa sajadah.

 Lockdown Bisa Berimplikasi Ekonomi, Sosial, dan Keamanan, Social Distancing Dinilai Paling Efektif

Namun seiring kian merebaknya kasus corona, pihaknya mengubah seruan supaya masyarakat, terutama Umat Muslim, agar mengganti Salat Jumat dengan Salat Zuhur di rumah masing-masing.

Kata dia, seruan ini juga berlaku untuk kegiatan empat agama lain seperti Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, dan Buddha.

Pembatasan ini dilakukan demi menekan potensi penyebaran virus corona yang cenderung kian masif di Indonesia, terutama di DKI Jakarta.

 PEKAN Ini Masjid Istiqlal Tetap Gelar Salat Jumat, Suhu Tubuh Jemaah Bakal Diperiksa

“Begitu juga dengan kegiatan Misa Hari Minggu (22/3/2020) dan kebaktian juga ditunda untuk dua Minggu ke depan. Nanti kami akan pantau ke depannya,” jelas Anies Baswedan.

Menurut dia, seruannya ini salah satu upaya pembatasan interaksi (social distancing measure) dalam menghadapi wabah virus corona.

Kata dia, penularan virus dengan gejala demam, batuk, dan flu ini sangat cepat terjadi di masyarakat.

 Surat Pengunduran Diri Sebagai Anggota DPR Dipersoalkan PKS, Ini Kata Cawagub DKI dari Gerindra

Anies Baswedan memaparkan, pada Rabu (18/3/2020) lalu jumlah virus corona ada 160 kasus, kemudian pada Kamis (19/3/2020) pagi kembali naik menjadi 208 kasus.

“Pertambahannya sangat cepat dan tidak lagi di kawasan tertentu, saat ini sudah di semua kawasan."

"Karena itu dalam pertemuan tadi kita menyepakati beberapa hal mendasar,” ujarnya.

 Penumpang KRL Pingsan di Stasiun Duren Kalibata Dikaitkan Virus Corona, Padahal karena Belum Makan

Hal mendasar yang dimaksud, kata Anies Baswedan, adalah menyepakati bersama akan melakukan secara serius pembatasan interaksi di dalam seluruh komponen.

Kemudian, menyepakati kegiatan peribadatan yang diselenggarakan secara bersama-sama di rumah ibadah.

“Jadi kami sepakati untuk ditunda (kegiatan ibadah di rumah ibadah) hingga kondisi memungkinkan, untuk sementara waktu kita lakukan selama dua pekan ke depan, ditunda,” terangnya. (CC)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved