Kamis, 7 Mei 2026

Virus Corona

Ridwan Kamil Yakin Akhir Juni Pandemi Corona Berakhir Bila Warga Disiplin Physical Distancing

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan sejumlah universitas sudah memprediksi kapan penyebaran Covid-19 berakhir.

Tayang:
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat menyerahkan bantuan dari Provinsi Jabar ke Pemkot Depok di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Senin (2/3/2020) 

Menurut dia, pandemi Covid-19 akan berakhir apabila semua masyarakat disiplin. Pertama, disiplin memakai masker untuk mencegah penyebaran.

"Disiplin menjaga jarak. Diam di rumah kalau tidak ada kewajiban keluar. Kalaupun wajib keluar, jaga jarak, jaga jarak. Jangan biarkan ada penularan karena jarak yang dekat," kata Aa Gym.

Aa Gym meminta masyarakat untuk disiplin dalam menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan pakai sabun dan disiplin berolahraga.

"Dan kunci utama lagi adalah banyak sedekah. Inilah saatnya kita menolak bala dengan menolong sesama. Semoga lima disiplin ini akan mendatangkan pertolongan Allah wabah diambil, dan hidup kita bisa berkah," ucapnya.

Puncak Wabah Virus Corona di Indonesia Bisa Terjadi Justru di Bulan Ramadan, Begini Penjelasan Pakar 

 Berbagai cara dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus Corona.

Selain menjaga kebersihan dan social distancing, cara yang juga ampuh untuk mengurangi penyebaran virus Corona adalah tidak beraktivitas di luar rumah.

Namun langkah tersebut dikhawtirkan tidak lagi efektif saat Ramadhan yang jatuh di bulan April hingga Mei.

 Kemenag Terbitkan Panduan Ibadah Ramadan, Salat Tarawih di Rumah dan Salat Ied Ditiadakan

Pasalnya seperti yang diketahui, bulan Ramadhan identik dengan melakukan kegiatan keagamaan secara bersamaan, buka puasa bersama hingga kumpul dengan sanak saudara dan mudik.

Hal itu pun membuat sebagian pakar merasa cemas, hingga buka suara.

Nah, salah satunya dalah seorang pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, Iwan Ariawan.

Menurutnya puncak penyebaran virus Corona di Indonesia kemungkinan besar terjadi di bulan April ini, seperti yang diungakapkannya saat menjadi narasumber di acara Kompas TV program Sapa Indonesia Malam, Minggu (5/4/2020).

 TERUNGKAP: Pasangan Pangeran Harry dan Meghan Markle Pernah Bercinta Tanpa Henti Demi Masalah Ini

"Pada model kami, jika pemerintah tidak melakukan apa-apa, jadi dalam skenario terburuk itu kita akan mencapai puncak dari epidemi corona pada pertengahan April," kata Iwan.

Sang Pakar Epidemiologi kembali menjelaskan dari hasil penelitiannya, puncak Covid-19 ini bisa saja bergeser jika pemerintah melakukan intervensi yang tepat.

"Kemudian, kalau dari model itu puncaknya juga akan bergeser, puncak ini bergeser itu lebih baik. Karena memberikan kesempatan kita untuk bersiap-siap," kata Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia tersebut.

 Pembagian Masker Kain Besar-besaran di Stasiun Tanah Tinggi Tangerang

"Karena yang mengkhawatirkan dari masalah epidemi Covid-19 adalah jumlah pasien yang nanti butuh perawatan di rumah sakit dan perlu perawatan intensif, ini yang akan membebani fasilitas kesehatan kita," tambahnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved