Berita Daerah

Gara-gara Tak Mau Makan, Ibu Muda Ini Pukul Anaknya dengan Piring, Bocah 2,5 Tahun Itu Meninggal

Setelah diperiksa di Mapolres Muaraenim, ibu muda itu pun mengaku menyesal atas perbuatannya tersebut.

Editor: Feryanto Hadi
Tribun Sumsel
LN saat sedang diperiksa polisi atas kasus pembunuhan anaknya (Ika Anggraeni/TrbunSumsel) 

WARTAKOTALIVE.COM, MUARAENIM--Kesabaran seorang ibu dalam memperlakukan anaknya memang sangat diperlukan.

Terkadang kita menjumpai seseorang yang kurang sabar dalam menghadapi sang anak.

Seperti kisah yang terjadi di Muara Enim, Sumatera Selatan.

Ibu muda berisial LN (19) warga Desa Sidomulyo Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muaraenim diduga membunuh anaknya sendiri yang belum genap berusia 3 tahun, NR.

Masalahnya pun cuku sepele.

Presenter Seksi Maria Vania Bagikan Gerakan Senam Anti Corona, Warganet Salfok dengan Pakaiannya

Rizal Ramli Curhat Seminggu Diserang 7000 Buzzer, Duga Ada yang Menggerakkan

Sang anak dipukul menggunakan piring lantaran rewel dan tak mau makan

Menurut info peristiwa tersebut terjadi pada pekan lalu, Jumat, (25/3/2020) dimana sekitar pukul 12.30 Wib, pelaku sedang menyuapi anak semata wayangnya NR (2.9).

Bocah yang usianya belum genap tiga tahun tersebut tewas saat dilarikan ke rumah sakit. 

Sementara itu, setelah diperiksa di Mapolres Muaraenim, LN pun mengaku menyesal atas perbuatannya tersebut.

"Saya menyesal seumur hidup saya, karena menyebabkan anak saya meninggal, sebenarnya tidak ada niat saya mau membunuhnya. Saya sangat menyayangi anak saya. Saya yang melahirkannya, mana mungkin saya mau membunuhnya," kata LN

Jadi Korban Begal Payudara, Soraya Larasati Tidak Tuntut Apapun Karena Yakin Azab Allah Sangat Pedih

Viral Terkonfirmasi, Wanita Lempar Uang ke Pedagang Duku Takut Kena Corona Ini Penjelasannya

"Kalau memang saya mau membunuhnya, mungkin sebelum dia lahir saja. Tapi saya ibunya, saya sangat menyanyanginya, itu cuma karena saya kesal saja, saya memukulnya tidak kuat dibagian bahu, tapi piringnya tipis jadi pecah dan kena bahunya, saya menyesal yuk," tambahnya kepada petugas.

"Dia bilang, mak mamam, saya ambilkan dia nasi, dan saya suapin, tapi tidak tahu hari itu dia tidak mau makan, biasanya kalau dia minta makan, dia tidak disuapi tapi makan sendiri. Hari itu dia sama sekali tidak mau."

"Dia makan bersama anak ayuk ipar saya, nasi anak ayuk ipar saya sudah hampir habis, sedangkan anak saya tidak mau makan, saya mencoba membujuknya, namun dia malah memukuli badan saya, saya kesal, bahunya saya pukul dan terjadilah peristiwa tersebut," jelasnya.

Ia juga mengatakan ia syok saat melihat anaknya terkapar berlumuran darah.

Bikin Heboh di Tengah Pandemi, Rossa Tiba-tiba Pasang Foto Nikah dengan Aktor Korea Kim Soo Hyun

Lakukan Hal Ini Jika Perusahaan Tempat Anda Bekerja Tak Bayarkan THR

"Saat itu suami saya sedang nyadap di kebun, saya panik,saya dibantu ayuk saya untuk membawa anak saya ke bidan, anak saya, saya gendong, dan saya bawa lari ke bidan desa, pakai sendalpun saya tak sempat, saya panik melihat darah terus mengucur," jelasnya.

LN mengakui, sempat berusaha membawa buah hatinya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Namun, karena diduga kehabisan darah, nyawa korban tak bisa diselamatkan.

"Saya berusaha agar anak saya bisa diselamatkan, tapi setelah sampai di rumah sakit dia meninggal," katanya

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Muaraenim, AKP Dwi Satya Arian membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Tersangka sudah kita amankan guna pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu buah pecahan piring beling bening, satu lembar celana dalam dan satu bantal yang berlumuran darah.

Pendaftaran Kartu Pra Kerja Dibuka Minggu Depan, Begini Syarat dan Panduan Cara Membuat Akun

Kisah Sedih Driver Ojol Pak Mulyono, Rela Tempuh Purwokerto-Solo Saat Order Sepi, Penumpangnya Kabur

 Dilaporkan sang nenek

Dari informasi yang diperoleh, peristiwa memilukan tersebut terjadi pada pekan lalu, Jumat (25/3/2020), sekitar pukul 12.30 Wib.

Saat itu, pelaku sedang menyuapi anak semata wayangnya NR.

Namun setelah diambilkan nasi dan disuapin berkali-kali, NR tidak mau makan namun sang ibu masih membujuknya.

Lalu, setelah NR tak segera menuruti kemauan pelaku, LN pun emosi dan memukulkan piring kaca yang berisi nasi ke arah bahu korban.

Piringpun pecah dan pecahannya pun melukai bahu korban.

Dihina Sudah Menopouse dan Masa Tua Kelabu, Tamara Bleszynski Ultimatum Hatter, Beri Waktu 24 Jam

Pamela Safitri Bikin Heboh Lagi, Kali Ini Joget Tiktok Erotis Pakai Celana Super Ketat, Bikin Salfok

Melihat hal tersebut sang ibu panik dan langsung menggendong korban dan membawa korban ke bidan desa.

Kemudian dirujuk ke Puskesmas dan kemudian dibawa ke RS HM Rabain Muaraenim.

Saat itu, sang suami masih bekerja menyadap karet di kebun.

Sementara itu, sang nenek yang tak lain adalah mertua pelaku, segera melaporkan kejadian itu ke polisi.

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul: Breaking News: Ibu di Muaraenim Bunuh Anak, Batita Itu Dipukul dengan Piring karena Tak Mau Makan

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved