Kecelakaan Lalu Lintas
Sebelum Meninggal Wakil Kejagung RI Titip Pesan ke Sahabat Karibnya, Buat Teringiang-ngiang
Menghadiri pemakaman Wakil Jaksa Agung RI Dr Arminsyah, Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi terngiang-ngiang pesan teman karibnya itu. Sebelum meni
Penulis: Desy Selviany |
WARTAKOTALIVE.COM, CENGKARENG - Menghadiri pemakaman Wakil Jaksa Agung RI Dr Arminsyah, Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi terngiang-ngiang pesan teman karibnya itu.
Sebelum meninggal, Arminsyah meminta Rustam tidak membuat petugas hukum kerepotan.
Meski puluhan tahun sudah tidak satu kegiatan pekerjaan, Rustam mengaku masih kerap bercengkrama dengan sahabatnya sejak zaman SMA itu.
Misalnya saja, pekan lalu ia mengobrol dengan Arminsyah lewat sambungan telepon.
Bahkan, dua bulan lalu mereka bertemu langsung dan bercengkrama di kediaman orang tua Arminsyah di kawasan Pedongkelan, Cengkareng, Jakarta Barat.
"Ada satu pesan beliau sebelum meninggal yang selalu membuat saya terngiang-ngiang," kata Rustam ditemui di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pedongkelan, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (5/4/2020).
Saat Rustam menjadi pejabat di DKI Jakarta, Arminsyah mengimbaunya agar tidak bermasalah dengan hukum.
• Rencana Pembebasan Napi Korupsi Karena Wabah Corona, Dikecam Keras IPW
• Alhamdulillah, Empat Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh, Saat Dirawat Mereka Rajin Konsumsi Ini
• Warga Komplek Perumahan di Depok Terapkan Karantina Lokal, Ojek Online Dilarang Masuk
Hal itu lantaran Arminsyah tidak berkenan tawar menawar terkait penegakan hukum.
"Dia bilang gini, Pak Wali jangan sampai buat gue repot sebagai penegak hukum," ungkap Rustam mengulang pesan sahabat karibnya itu.
Rustam pun berjanji kepada mendiang temannya itu untuk tidak pernah terjerat kasus hukum yang berkaitan dengan jabatannya saat ini.
"Maka saat itu saya bilang siap. Mudah-mudahan saya tidak merepotkan teman," jelas Rustam.
• Gara-gara Covid-19, Polres Metro Jakarta Barat Tutup Jam Besuk untuk Tahanan
Menurut Rustam, Arminsyah memang sosok yang supel. Sampai saat ini ia masih berkawan baik dengan teman-teman di kampung halamannya di Cengkareng, Jakarta Barat.
"Beliau malah pernah bilang ke saya siapa saja alumni SMA yang membutuhkan bantuan secara ekonomi. Beliau siap bantu," ungkap Rustam.
Oleh karena itu, Rustam mengaku sangat terpukul dengan kepergian mendiang sahabat karibnya itu.