Jumat, 8 Mei 2026

Virus Corona Jabodetabek

Duduk Perkara Isu Staf KSP Positif Corona, Ngabalin Tak Update Data? Rapid Test Lanjutan Negatif

Ngabalin sempat menyebut ada staf KSP yang positif terinfeksi virus corona. Namun ternyata hasil positif itu baru melalui rapid test awal

Tayang:
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Ali Mochtar Ngabalin, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden. Ia sempat mengatakan staf KSP ada yang positif corona 

"Dia kan masih muda juga," kata dia. 

"UI Siapkan Guest House untuk Tenaga Medis Ngabalin menyebut, dengan adanya seorang staf yang positif covid-19 , ada kemungkinan akan dilakukan tes corona kepada seluruh pejabat dan staf di KSP.

"Tidak menutup kemungkinan akan dites semua," kata dia.

Keterbukaan Informasi Harus Diukur

Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Desiminasi Informasi Kantor Staf Kepresidenan ( KSP) Juri Ardiantoro menyebut keterbukaan informasi terkait virus corona ( Covid-19) harus diukur dengan baik.

Hal itu, kata dia, dilakukan untuk mencegah kepanikan di masyarakat.

Marko Simic Lelang Medali Juara Liga 1 2018 untuk Bantu Perangi Virus Corona

"Jadi keterbukaan kemudian harus diukur, apakah keterbukaan itu akan membuat masyarakat semakin waspada atau justru sebaliknya masyarakat akan menjadi semakin panik," kata Juri dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2020).

"Makanya kemudian pemerintah melalui Kementerian Kesehatan tentu sangat berhati-hati untuk menangani kasus-kasus yang ada dan kemudian penanganan penyebarannya," sambung Juri.

Juri menjelaskan, kepanikan bisa berimbas pada munculnya tindakan yang kontra produktif di masyarakat.

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah sangat berhati-hati dalam menyampaikan informasi terkait Covid-19.

"Karena itu, memang pemerintah tidak serta merta menggunakan istilah-istilah atau jargon-jargon atau kebijakan-kebijakan yang bisa membuat masyarakat semakin panik gitu," ucap Juri.

Tak Ada TPS di Lingkungannya, Warga Buang Sampah di Kantor Kecamatan

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengakui, pemerintah merahasiakan sejumlah informasi terkait penanganan Covid-19.

Presiden Jokowi menyebut, tidak semua informasi memang bisa disampaikan ke publik agar tidak menimbulkan kepanikan.

"Saya sampaikan penanganan pandemi Covid-19 terus menjadi perhatian kita. Memang ada yang kita sampaikan dan ada yang tidak kita sampaikan. Karena kita tidak ingin menimbulkan keresahan dan kepanikan di tengah masyarakat," kata Jokowi di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Meski begitu, Presiden Jokowi menegaskan, pemerintah tanpa henti mengupayakan kesiapan dan ketangguhan dalam hadapi pandemi ini. Langkah-langkah serius, menurut dia, telah diambil untuk menangani pandemi yang jumlahnya di dalam negeri sudah mencapai 34 kasus.

Asimilasi Covid-19, 200 Narapidana di Lapas Bulak Kapal Bekasi Wajib Lapor Via Video Call

"Tetapi juga saya sampaikan, di saat yang bersamaan kita tidak ingin menciptakan rasa panik, tidak ingin menciptakan keresahan di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, dalam penanganan memang kita tidak bersuara," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menurut Ngabalin Ada Staf Positif Covid-19, KSP Akan Tes Seluruh Pejabat hingga Pegawai",  Penulis : Ihsanuddin

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved