Virus Corona Jabodetabek
PASIEN Covid-19 di Depok 55 Orang, 10 Warga Sembuh, 6 Meninggal
Jumlah warga Depok yang meninggal dunia akibat positif Covid-19 bertambah satu orang lagi.
Penulis: Vini Rizki Amelia |
WARTAKOTALIVE, DEPOK - Jumlah warga Depok yang meninggal dunia akibat positif Covid-19 bertambah satu orang lagi.
Dari data terakhir, Jumat (3/4/2020), tercatat ada total 6 orang meninggal dunia sejak pertama kali kasus Covid-19 masuk ke Indonesia awal Maret lalu.
Enam orang tersebut tersebar di beberapa kecamatan di Kota Depok, yakni Kecamatan Cimanggis 2 orang, Pancoran Mas 2 orang, Bojongsari 1 orang, dan Cinere 1 orang.
• Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara Pakai Ozonizer untuk Tangkal Virus Corona
"Data kasus terkonfirmasi positif berjumlah 55 orang, sembuh 10 orang, dan 6 meninggal dunia," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana dalam keterangan tertulis yang diterima Wartakotalive, Jumat (3/4/2020).
Dari data yang dikeluarkan Pemerintah Kota Depok, jumlah pasien positif Covid-19 tersebar di seluruh kecamatan.
Sedangkan untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) muncul di angka 145 orang, yang dikatakan Dadang semuanya itu masih dalam pemantauan.
• SELAIN Bunuh Pemilik Warung, Geng Teras Juga Rampok Penjual Jamu dan Pedagang Tahu di Depok
"OTG adalah orang yang tidak memiliki gejala namun pernah memiliki riwayat kontak dengan pasien positif Covid-19," paparnya.
Dari 11 kecamatan di Kota Depok, OTG juga tersebar di beberapa kecamatan, tiga kecamatan yang paling banyak adalah Kecamatan Limo 18, Cimanggis 14 orang, dan Pancoran Mas 7 orang.
Sedangkn untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah menjadi 439 orang, dengan rincian 60 orang selesai diawasi dan 379 lainnya masih dalam pengawasan.
• Hasil Swab Test Perampok Toko Emas yang Meninggal Diduga Akibat Covid-19 Belum Keluar
Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 1.687 orang, dengan rincian 235 orang selesai dipantau dan 1.452 lainnya masih dalam pemantauan.
"Untuk PDP yang meninggal saat ini berjumlah 18 orang."
"Namun status PDP tersebut merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif karena harus menunggu PCR," katanya.
• Pemilihan Wagub DKI Senin 6 April 2020 Digelar Tertutup dan Terbatas, Physical Distancing Diterapkan
Hasil dari PCR nantinya, kata Dadang, hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes.
Berikut ini rincian kasus Virus Corona di Indonesia per 3 April 2020 pukul 15.40 WIB, dikutip Wartakotalive dari laman covid19.go.id:
DKI Jakarta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/coronavirus-disease-2019.jpg)