Virus Corona Jabodetabek

Mulai April 2020, Palyja Meniadakan Pembacaan Meteran Air, Tagihan Bisa Dicek di Sini

Pemakaian air tagihan bulan April 2020 akan diperhitungkan berdasarkan rata-rata pemakaian 3 bulan terakhir.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Fred Mahatma TIS
Istimewa
PT PAM Lyonnaise Jaya atau PALYJA 

"Selama kebijakan ini berlaku, petugas pembaca meter tidak akan melakukan kunjungan ke persil pelanggan dan pelanggan tidak perlu berinteraksi dengan petugas pembaca meter..." 

WARTAKOTALIVE.COM, TANAH ABANG - Mulai April 2020 PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) akan meniadakan pembacaan meter air pelanggan sementara waktu.

Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk pencegahan dan penyebaran virus covid-19.

Corporate Communications dan Social Responsibilities Division Head Palyja Lydia Astriningworo mengatakan pemakaian air tagihan bulan April 2020 akan diperhitungkan berdasarkan rata-rata pemakaian 3 bulan terakhir.

Mabes Polri Larang Mudik Seluruh Personelnya Termasuk Keluarga, Ini Penjelasannya

UPDATE Corona Indonesia, Tambah 196 Kasus Baru di 19 Provinsi, Jakarta Tertinggi dengan 74 Kasus

VIDEO : Dukung Gerakan #dirumahaja Bank BRI Gratiskan Top Up GoPay

"Selama kebijakan ini berlaku, petugas pembaca meter tidak akan melakukan kunjungan ke persil pelanggan dan pelanggan tidak perlu berinteraksi dengan petugas pembaca meter," kata Lydia Astriningworo dalam keteranganya, Jumat (3/4/2020).

Menurutnya kebijakan ini diberlakukan sesuai imbauan Pemerintah Indonesia untuk melakukan physical distancing guna mencegah penyebaran virus corona (COVID-19).

Pengecekan tagihan

Kendati demikian pengecekan tagihan dapat dilakukan melalui mesin IVR Call Center Palyja dengan cara tekan 1 lalu input NOREK diikuti dengan tanda pagar, atau akses melalui menu layanan online pada website Palyja.

Pelanggan juga dapat memanfaatkan metode pembayaran tagihan air secara online melalui collection agent yang sudah bekerjasama dengan Palyja

Di antaranya internet/SMS banking, auto debit kartu kredit, payment gateway (Tokopedia, Bukalapak, Shopee, atau Blibli), payment point online billing (PPOB), ATM dan mini market (Alfamart dan Indomaret). 

Percepat penutupan pelayanan

Sebelumnya diberitakan, akibat wabah virus corona, PALYJA percepat jadwal penutupan pelayanan sementara ke pelanggan.

Diketahui, jadwal penutupan pelayanan PALYJA dipercepat menjadi hari ini, pada Rabu (18/3/2020).

Melalui keterangan resmi PALYJA diterima wartakotalive.com, PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA), operator penyediaan dan pelayanan air bersih untuk wilayah Barat DKI Jakarta, memberikan informasi.

Menurut pihak PALYJA, berkembangnya informasi dan mengantisipasi penyebaran virus corona (COVID-19), membuat pelayanan PALYJA ditutup sementara.

 Apa Itu Virus Corona? Berikut Bentuk, Ciri-ciri, Gejala Hingga Penyebaran dan Penanganannya

 HOTMAN Paris Nyatakan Kurung Diri 14 Hari,Pemerintah Jangan seperti Italia dan Sarankan Contoh China

 Komunitas Mitsubishi Mirage Waspada Virus Corona, Pengurus Pusat IMEC Sebar Surat Edaran, Ini Isinya

Diketahui, pelayanan PALYJA ditutup sementara diantaranya layanan tatap muka dan loket pembayaran di Kantor Hubungan Pelanggan (KHP) dan mobil PALYJA Layanan Keliling (PALING).

"Sebelumnya kami rencanakan mentutup sementara pada Senin 23 Maret 2020, kami percepat menjadi Rabu 18 Maret 2020 sampai pemberitahuan selanjutnya," katanya Corporate Communications & Social Responsibilities Division Head PALYJA, Lydia Astriningworo.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved