Kamis, 30 April 2026

Virus Corona

PLN Siap Gratiskan dan Beri Diskon Listrik untuk Pelanggan, Ini Klasifikasinya

Menindaklanjuti intruksi Presiden Jokowi, PLN siap menggratiskan pelanggan 450 VA dan memberi diskon 50 persen untuk pelanggan 900 VA bersubsidi.

Tayang:
Penulis: Desy Selviany |
Kolase foto Kompas.com/Wartakotalive/HO
Dirut PLN Zulkifli Zaini, Rabu (1/4/2020) mengatakan, pelanggan 450 VA dan 900 VA bersubsidi di PLN ada dua jenis, yakni yang memakai kWh meter pascabayar dan prabayar atau token. 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Menindaklanjuti intruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) siap menggratiskan pelanggan 450 volt ampere (VA) dan memberi diskon 50 persen untuk pelanggan 900 VA bersubsidi.

Pembebasan pembayaran listrik dan diskon 50 persen itu berlaku untuk pelanggan pascabayar ataupun prabayar (token).

Hitungan PLN ada 24 juta pelanggan 450 VA yang akan digratiskan dan tujuh juta pelanggan 900 VA bersubsidi yang mendapatkan diskon 50 persen.

Keringanan biaya listrik ini akan berlaku selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020.

Hal ini dilakukan sebagai tindakan konkrit dan kepedulian PLN dalam upaya untuk meringankan beban masyarakat akibat wabah pandemi Covid-19.

 Alhamdulillah, Empat Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh, Saat Dirawat Mereka Rajin Konsumsi Ini

 Hindari Corona, Raja Thailand Boyong 20 Selirnya ke Jerman

 Tiap Sekolah Diminta Sumbangan Rp 100 Ribu buat Bantu Orang Tua yang Kesulitan Kuota Internet

 Warga Komplek Perumahan di Depok Terapkan Karantina Lokal, Ojek Online Dilarang Masuk

"Kemarin, PLN langsung menyiapkan pelaksanaan teknis atas kebijakan Bapak Presiden," kata Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam keterangan tertulisnya Rabu (1/4/2020).

Zulkifli mengatakan pelanggan 450 VA dan 900 VA bersubsidi di PLN ada dua jenis, yakni yang memakai kWh meter pascabayar dan prabayar atau token.

Bagi pengguna pascabayar pembebasan tagihan akan diterima pelanggan pada setiap periode pembayaran.

Sedangkan untuk pelanggan pra bayar akan diberikan token gratis sebesar pemakaian bulanan tertinggi dari pemakaian tiga bulan terakhir.

 Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Meninggal, Kantor Ditutup 10 Hari

"Saat ini ada sekitar 24 juta data pelanggan 450 VA, ditambah 7 juta pelanggan 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke dalam sistem," jelas Zulkifli.

Ia berjanji proses itu akan tuntas dalam sepekan ke depan. Sehingga seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya.

"Mekanismenya kami buat yang paling mudah dan mungkin, sehingga tidak menyulitkan pelanggan," Imbuhnya.

Sementara itu, pelanggan yang terlanjur membeli token, token gratis akan tetap diperhitungkan pada pembelian bulan berjalan.

 Di Tengah Ancaman Wabah Corona, Anggota DPR Ini Bagi-bagi Sembako Tapi Dituding Pilih Kasih

"Jadi token yang telah dibeli tidak hilang" Ujar Zulkifli.

Program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyakarat yang paling terdampak pandemi.

"Harapan kami, ini bisa meringankan ekonomi untuk masyarakat ditengah menghadapi pandemi virus covid-19,"pungkas Zulkifli. (m24)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved