Senin, 20 April 2026

Virus Corona

Cegah Penyebaran Corona, Aa Gym Minta Agar Masyarakat tidak Mudik

"Maka dimohon kepada warga Jakarta untuk tetap tinggal dan tidak mudik."

Editor: Mohamad Yusuf
Tribun Jabar
KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym 

Tutup Akses Bus AKAP

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menutup akses bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dari dan menuju Jakarta.

Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona yang semakin meluas.

Di mana saat ini Kemenhub melihat jumlah lonjakan pemudik yang semakin meningkat.

"Dalam beberapa hari terakhir telah terjadi lonjakan arus penumpang moda transportasi bus ke beberapa kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur," kata Adita Irawati, Jubir Kemenhub, dalam siaran tertulisnya, Minggu (29/3/2020).

"Banyak anggota masyarakat yang telah mempercepat mudik ke kampung halaman dengan berbagai alasan," tambah Aditia.

 Kisah Sadad, Rela Antar Jemput ASI Buah Hati, Disaat Istri Berjibaku Sebagai Perawat Pasien Covid-19

 Ini Aksi Anies, Tukar Pengalaman dengan Wali Kota di 31 Negara untuk Tangani Corona

 Catat! Mulai 1 April-1 Mei 2020, 28 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Dibatalkan Ini Daftarnya

 Warga Terdampak Corona, ACT Gelar Operasi Makan Gratis Bersama 1.000 Warteg, ini Daftar Lokasinya

Hal tersebut, lanjut Adita, dikhawatirkan dapat memperluas penyebaran virus Covid-19 dari DKI Jakarta.

Yang merupakan zona merah ke luar DKI Jakarta khususnya Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Mengantisipasi hal tersebut, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Darat dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memberikan rekomendasi kepada Dinas Perhubungan DKI.

"Yaitu untuk menutup akses bus AKAP dari dan menuju DKI Jakarta, untuk mencegah makin banyaknya anggota masyarakat yang terinfeksi virus Covid-19," kata Adita.

"Hal ini juga sebagai tindak lanjut terhadap banyaknya permintaan kepala daerah agar bus dari Jakarta tidak datang lagi ke wilayah mereka," lanjut Adita.

Perketat Pengawasan Pemudik

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa ada gelombang perantau asal Jawa Tengah yang pulang ke kampung halamannya sejak Minggu (22/3/2020).

Ganjar Pranowo minta seluruh bupati dan wali kota di provinsinya memantau secara ketat perantau dari Jabodetabek yang mempercepat mudiknya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved