Kamis, 30 April 2026

Virus Corona

SANDIAGA Uno Prediksi Puncak Penyebaran Virus Corona Terjadi di Hari ke-77 Sampai ke-84

Sandiaga Uno bersama tim ekonominya memprediksi puncak penyebaran Virus Corona alias Covid-19, terjadi pada April hingga Mei 2020.

Tayang:
istimewa
Sandiaga Uno hadiri Kajian Aa Gym di Hotel Ambhara pada Rabu (11/3/2020). 

POLITIKUS Partai Gerindra Sandiaga Uno bersama tim ekonominya memprediksi puncak penyebaran Virus Corona alias Covid-19, terjadi pada April hingga Mei 2020.

Sandiaga Uno menjelaskan, penyebaran Virus Corona perlahan bakal mulai mengalami penurunan secara masif di dunia.

"Kalau kita lihat kurvanya akan meningkat antara awal April sampai awal Mei."

88 Warga Jakarta Barat Terinfeksi COVID-19, 5 Meninggal Dunia

"Dari hari ke-77 sampai ke-84, atau pekan ke-11 sampai pekan ke-12."

"Setelah itu akan kita lihat penurunan signifikan," ujarnya saat teleconference di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Sementara, penyebaran Virus Corona di Indonesia diperkirakan masih terus meningkat, terutama di DKI Jakarta, karena belum banyak tes massal.

Mall of Indonesia dan PIK Avenue Tutup Sampai 8 April 2020, Sejumlah Tenant Tetap Buka

"Kita bisa yakin kasus di DKI ini 463 bukan jumlah akurat."

"Menurut pandangan saya akan jauh lebih tinggi lagi kalau kita melakukan tes," ulasnya.

Menurut Sandiaga Uno, ada perhitungan kemungkinan terburuk ketika tidak ada intervensi sama sekali dari pemerintah suatu negara.

PENYAPU Jalan di Kota Bekasi Bakal Pakai Baju Hazmat Seperti Petugas Medis dan Diberi Vitamin

Pembatasan secara ringan, moderat, dan ketat perlu didorong untuk mengantisipasi skenario terburuk dari penyebaran Virus Corona.

"Apakah kita mampu dalam beberapa skenario ini?"

"Kalau kita lihat fasilitas kesehatan, kita pasti akan sangat sangat kewalahan."

"Karena itu kita harus melakukan pembatasan yang lebih agresif, ada yang disebut sebagai partial lockdown," paparnya.

Sempat Flu Berat

Sandiaga Uno bercerita sebelum dirinya melakukan aktivitas bekerja dari rumah (work from home/WFH) akibat penyebaran Covid-19.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved