Jumat, 1 Mei 2026

Virus Corona

UPDATE Kasus Covid-19 di Bekasi Raya, 15 Positif dan 3 Meninggal

Wabah virus corona atau Covid-19 di Bekasi Raya atau Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi terus mengalami peningkatan.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam |
instagram @felixsiauw
Suasana Rumah Sakit Pusat Penanganan Virus Corona 

Padahal pada Rabu (18/3/2020) kemarin, jumlah pasien positif hanya 11 orang.

Dari keterangan yang ia terima, sebaran pasien baru paling banyak berada di wilayah Kota Bekasi.

"Update terakhir, 22 pasien positif di Jabar meningkat dua kali lipat hanya dalam satu hari dan mayoritas tiga perempat kami hitung secara matematika adanya di daerah yang dekat dengan Jakarta, mayoritasnya di Bekasi," ucap Emil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (19/3/2020).

Emil pun mengaku telah menghubungi Wali Kota Bekasi serta kepala daerah lainnya agar mengimbau warganya agar meminimalisir pergerakan ke wilayah Jakarta.

"Oleh karena itu saya sudah telepon wali kota bupati dan lain-lain untuk memastikan kurangi pergerakan ke Jakarta karena episentrumnya ada di sana dan terbukti dalam sehari lompatannya di daerah itu," ucapnya. (MAZ)

Positif Virus Corona Terbanyak di Bekasi

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil membenarkan adanya lonjakan pasien positif virus corona atau Covid-19 di Jabar.

Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, hingga Kamis (19/3/2020) pukul 12.00 WIB, ada 22 pasien yang terkonfirmasi positif corona.

Padahal pada Rabu (18/3/2020) kemarin, jumlah pasien positif hanya 11 orang.

Dari keterangan yang ia terima, sebaran pasien baru paling banyak berada di wilayah Kota Bekasi

"Update terakhir, 22 pasien positif di Jabar meningkat dua kali lipat hanya dalam satu hari dan mayoritas tiga perempat kami hitung secara matematika adanya di daerah yang dekat dengan Jakarta, mayoritasnya di Bekasi," ucap Emil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (19/3/2020).

 Pemkot Bekasi Siapkan Anggaran Rp 150 Miliar untuk Penanganan COVID-19

 Italia Tingkat Kematian Virus Corona 475 Per Hari, Truk Militer Dikerahkan Angkut Mayat Dikremasi

Emil pun mengaku telah menghubungi Wali Kota Bekasi serta kepala daerah lainnya agar mengimbau warganya agar meminimalisir pergerakan ke wilayah Jakarta.

"Oleh karena itu saya sudah telepon wali kota bupati dan lain-lain untuk memastikan kurangi pergerakan ke Jakarta karena episentrumnya ada di sana dan terbukti dalam sehari lompatannya di daerah itu," ucapnya.

SUBSCRIBES US:

Update data persebaran corona

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved