Senin, 4 Mei 2026

Virus Corona

Tembus Rp 16.038 Per Dollar AS, Rupiah Diprediksi Akan Terus Melemah Imbas Corona, Cuma Panik Pasar?

Tembus Rp 16.038 Per Dollar AS, Rupiah Diprediksi Akan Terus Melemah Imbas Corona, Fundamental Kuat?

Tayang:

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot Jumat (20/03/2020), terus terpuruk.

Bahkan menembus level psikologis 16.000.

Dilansir dari data Bloomberg, pukul 10.06 WIB, di pasar spot rupiah berada di posisi Rp 16.038 per dollar AS.

Melemah 0,79 persen dibandingkan penutupan kemarin pada 15.913.

Rupiah Capai Rp 16.000, Ini Saran Ampuh Pengusaha Muda Indonesia

UPDATE: Hari Ini Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 16.000 per Dollar AS, Level Terburuk Sejak 1998

Posisi ini merupakan yang terlemah dalam 22 tahun terakhir.

Sementara itu untuk kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada di level Rp 16.273 per dollar AS.

Melemah melemah 3,57 persen dibandingkan sebelumnya pada 15.712.

Hal itu juga merupakan rekor terburuk sejak krisis moneter 1998 lalu.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, melemahnya mata uang Garuda ini karena kepanikan yang melanda pasar.

"Pasar panik, rupiah saat ini sudah menyentuh level Rp 16.035 per dollar AS.

Mas Kawin Kurang, Pria Ini Nekat Bikin Rekayasa Perampokan Agar Pernikahannya Dibatalkan, Terbongkar

"Ini level kunci dan akan terus melemah sambil menunggu informasi virus corona," kata Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim pagi ini.

Menurut dia, secara fundamental ekonomi Indonesia masih kuat.

"Walaupun rupiah ke Rp 16.500 per dollar AS, fundamental Indonesia masih kuat. Ini murni karena panik saja," ujarnya.

Sementara terkait stimulus yang digulirkan bank sentral dunia termasuk Bank Indonesia, dia menyebut, hal itu belum memberikan pengaruh yang signifikan.

Perempuan Berhijab Juga Bisa Berjemur untuk Cegah Virus Corona, Doktor Vinci Jelaskan Caranya

"Stimulus yang dilakukan oleh bank sentral global semua serba dadakan, ini mengindikasikan bank sentral terjadi kepanikan yang luar biasa," sebutnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved