Kamis, 7 Mei 2026

Sport

Diprediksi Puncak Wabah Virus Corona pada Bulan Mei, Japfa Run 2020 Tetap Digelar

Meski virus Corona mewabah di Indonesia, ajang lari Japfa Run 2020 tetap akan digelar Juni mendatang. Diprediksi isu Corona sudah mulai menurun

Tayang:
Penulis: | Editor: Rusna Djanur Buana
istimewa
Konferensi pers Japfa Run 2020 

Merebaknya virus corona atau Covid-19 membuat aktivitas yang melibatkan banyak orang banyak dihindari. Salah satunya event lari.

Biasanya hampir tiap minggu event lari digelar dan dihadiri banyak orang. Seperti juga kegiatan lain, event lari juga mengalami penundaan sambil menunggu virus corona mereda. 

Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN) Afini Boer dalam Diskusi 'Bersatu Melawan Corona'  di Hotel Century, belum lama ini mengatakan, puncak penyebaran virus corona di Indonesia terjadi 60-80 hari sejak infeksi pertama diumumkan tanggal 2 Maret lalu.

"Jadi kalau dihitung-hitung, masa puncak itu mungkin jatuhnya di bulan Mei, bulan puasa, berdasarkan permodelan," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Rachmat Indrajaya, Direktur Corporate Affairs Japfa menegaskan event lari yang akan diselenggarakan pada Juni mendatang belum ada rencana dibatalkan. 

PT Japfa Comfeed Tbk (JAPFA) akan menyelenggarakan Japfa Run 2020 pada 28 Juni 2020 di Plaza Timur Gelora Bung Karno.

Japfa Run 2020 adalah sebuah event lari yang dipadukan dengan festival kuliner serta akan dimeriahkan oleh RAN dan Diskopantera.

Di festival kuniner tersebut peserta lari bisa menyantap produk-produk protein hewani.

“Kami ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk mengadopsi gaya hidup sehat melalui olahraga lari sekaligus mengkampanyekan pentingnya konsumsi protein untuk pertumbuhan dan daya tahan tubuh. Peserta akan menikmati race yang diselenggarakan secara professional dan menikmati pilihan hidangan lezat yang kami siapkan dengan kualitas mutu yang terjamin,” ujar Rachmat Indrajaya.

Ia mengatakan, olahraga lari bisa dinikmati semua orang dari segala usia dan tingkat kebugaran.

Selain itu, banyak manfaat lari bagi tubuh, termasuk untuk menurunkan risiko berbagai macam penyakit.

Konsumsi makanan dengan protein tinggi serta minum banyak air akan membantu seseorang untuk dapat menikmati manfaat olahraga lari secara optimal.

Protein memegang peranan penting dalam aktifitas olahraga karena merupakan zat gizi kunci untuk pertumbuhan tulang dan otot. Rata-rata manusia membutuhkan 15 persen-20 persen protein dari total kebutuhan gizi per hari.

Protein juga membantu mempercepat penyembuhan tubuh dari cedera, terutama bagi bidang olahraga yang mengandalkan kekuatan dan daya tahan otot seperti olahraga lari.

Dr. Wawan Budisusilo, Sp.K.O di kesempatan yang sama menjelaskan sebelum olahraga, mesti diperhatikan kapan waktu makan yang tepat.

"Jadi jangan makan besar satu jam sebelum pertandingan, 1-2 jam sebelum pertandingan lari ada baiknya hanya minum air mineral atau makan buah dan snack saja, " ujarnya.

Selain waktu makan, kandungan makanan yang direkomendasikan adalah karbohidrat dengan jumlah cukup, protein, dan sedikit lemak.

"Lemak karena sulit dicerna jadi sebaiknya makan sedikit saja," kata dr Wawan.

Nah, untuk merasakan keseruan event lari, Rachmat, mengajak masyarakat agar mengikuti event lari Jafpa Run 2020.

Untuk pendaftaran bisa melalui website www.japfacomfeed.co.id yang sudah dibuka pada 5 Maret hingga 30 April 2020. 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved