Senin, 18 Mei 2026

Virus Corona

DUA Anggota DPRD DKI Terindikasi Kena Virus Corona, 106 Wakil Rakyat Diminta Cek Kesehatan

PIMPINAN DPRD DKI Jakarta mengonfirmasi dua anggota dewan terindikasi gejala virus corona (Covid-19).

Tayang:
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di Kementerian Sekretaris Negara pada Kamis (13/2/2020). Kedatangan Prasetio ke sana untuk melaporkan dugaan manipulasi soal surat rekomendasi pembangunan sirkuit Formula E di Kawasan Monas. 

PIMPINAN DPRD DKI Jakarta mengonfirmasi dua anggota dewan terindikasi gejala virus corona (Covid-19).

Saat ini, kedua anggota DPRD DKI Jakarta itu masih mendapat pemantauan dari tim kesehatan.

“Iya betul ada, dua orang terindikasi,” kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi saat ditemui di DPRD DKI Jakarta, Selasa (17/3/2020).

Fatwa MUI: Orang Positif Virus Corona Tak Diwajibkan Salat Jumat, Diharamkan Salat Tarawih dan Id

Prasetio menjelaskan kronologi singkat dari dua anggota DPRD DKI Jakarta yang terindikasi corona.

Awalnya, anggota DPRD terpapar dari suaminya yang kini menjalani isolasi diri di rumah.

Lalu, anggota DPRD DKI itu kemungkinan menularkan kepada anggota dewan yang lain.

Penumpang Angkutan Umum Bakal Diminta Lencang Depan untuk Batasi Jarak Fisik

Atas fenomena ini, maka DPRD DKI Jakarta memutuskan agar 106 anggota dewan mengecek kesehatannya mulai Rabu (18/3/2020) sampai Jumat (20/3/2020).

“Kepada teman-teman dewan yang terindikasi, kami juga mengapresiasi (upaya pengecekan) karena beberapa teman di dewan juga terindikasi terjangkit."

"Ya kami sebagai pimpinan mendoakan agar yang terjangkit cepat diberi kesembuhan,” ujar Prasetio.

OPERASIONAL Transjakarta, MRT, dan LRT Besok Normal Lagi, tapi Jumlah Penumpang Dibatasi

Sebelumnya, juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto menyebut, jumlah pasien virus corona (Covid-19) bertambah menjadi 172 orang.

Dia merinci, ada penambahan sebanyak 12 kasus pada Minggu (15/3/2020) lalu.

Sehingga, sampai tanggal 15 Maret menjadi 146 kasus.

 Siswa SMP Gantung Diri karena Diduga Handphone Disita Orang Tua, Sempat Ditawari Makan

"Data terakhir yang kita rilis adalah 134 orang confirm positif dengan angka kematian 5 orang."

"Malam sudah saya cek lagi ada penambahan kasus di data sore sampai dengan malam hari sebanyak 12 kasus."

"Sehingga sampai dengan tanggal 15 (Maret) menjadi 146 kasus," ujar Achmad Yurianto dalam keterangan pers di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (17/3/2020).

 Warga Bekasi yang Meninggal di Cianjur Positif Virus Corona, Istri dan Anaknya Juga Tertular

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved