Senin, 27 April 2026

Virus Corona

Anies Baswedan Batasi Operasional TransJakarta-MRT-LRT, Begini Kata Fraksi PAN DPRD DKI

Salah satu upayanya adalah mengurangi interaksi dengan orang lain, dan tetap berada di rumah selama dua pekan kecuali ada keperluan mendesak.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Fred Mahatma TIS
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Pemandangan berbeda terhampar di sekitar Puri Beta, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang pada Senin (16/3/2020) pagi. Antrean warga mengular panjang menunggu Transjakarta di dekat halte itu. 

“Sebetulnya bukan diperuntukan bagi warga umum. Jadi warga umum juga jangan malah kerja, jalan-jalan dan sebagainya...”

FRAKSI PAN DPRD DKI Jakarta mengimbau kepada masyarakat Jakarta untuk mematuhi instruksi Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

Salah satu upayanya adalah mengurangi interaksi dengan orang lain, dan tetap berada di rumah selama dua pekan kecuali ada keperluan mendesak.

“Kita harus contoh negara-negara yang berhasil menurunkan Covid-19 secara drastis seperti Korea Selatan, China dan India. Itu warganya ikut serta dan nurut sama perintah kepala negaranya,” kata Penasihat Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Zita Anjanji berdasarkan keterangan resminya, Senin (16/3/2020).

Ironi Ajakan Social Distancing di Transjakarta, Bukannya Penumpang Berjarak, Malah Kian Dempet

Sekolah Diliburkan 2 Minggu, Ruangguru Luncurkan Sekolah Online Gratis

MRT Jakarta Bakal Evaluasi Pembatasan Jadwal Kereta Menyusul Merebaknya Kasus Virus Corona

Zita mengatakan, masyarakat Indonesia khususnya DKI Jakarta dapat belajar dari kebijakan negara tersebut. Soalnya dua pekan merupakan waktu masa inkubasi virus tersebut di dalam tubuh.

Dia mencontohkan, Fraksi PAN telah meminta semua anggota ataupun stafnya di DPRD untuk bekerja di rumah.

Dia yakin, anggota maupun stafnya tidak kesulitan menjalankan semua tanggung jawab karena sudah terbiasa memanfaatkan seluruh perangkat teknologi informasi.

“Intinya koordinasi terus, dan kalau ada gejala sakit seperti batuk, flu dan demam langsung berobat, ngga perlu menunggu sampai kondisi kian parah,” ujar perempuan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini.

Bekerja di rumah, bukan berlibur

Zita juga mengingatkan kepada semua anggota dan staf benar-benar memanfaatkan waktu ini untuk mengurangi interaksi langsung.

Dia meminta tidak ada yang menggunakan waktu bekerja dari rumah untuk berlibur.

“Saya harap tidak ada yang langsung ke luar kota, apalagi pulang kampung. Ini waktu untuk berjarak, mengurangi interaksi langsung,” jelasnya.

Kebijakan untuk warga yang pergi karena mendesak

Dalam kesempatan itu, Zita juga menyoroti kebijakan Anies Baswedan yang membatasi jadwal pengoperasian MRT, LRT dan Transjakarta dari pukul 05.00 sampai 18.00 WIB saja.

Kata dia, kebijakan ini dikeluarkan dikhususkan bagi warga yang bepergian karena mendesak saja.

“Sebetulnya bukan diperuntukan bagi warga umum. Jadi warga umum juga jangan malah kerja, jalan-jalan dan sebagainya,” katanya.

“Kan sudah jelas sekali instruksi presiden dan gubernur. Perusahaan sebaiknya memanfaatkan work from home (WFH) dulu, dan jangan takut karena presiden menjamin kondisi akan tetap aman,” tambahnya. 

Koordinasi dengan pemerintah pusat 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved