Virus Corona
Pertimbangkan Banyak Masukan, CFD Kota Bekasi Ditiadakan
CFD ditiadakan mulai Minggu, 15 Maret 2020 sampai dengan pemberitahuan selanjutnya.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Murtopo
Pemerintah Kota Bekasi akhirnya memutuskkan untuk meniadakan kegiatan Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB).
Sehingga CFD pada Minggu, 15 Maret 2020 tidak ada digelar sampai informasi selanjutnya.
"Pertimbangan banyak masukkan berbagai pihak, diputuskan CFD ditiadakan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana dalam keterangannya, pada Sabtu (14/3/2020).
Yayan menerangkan hal itu berdasarkan keputusan Presiden RI Nomor 7 tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penananganan corona virus dan Surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor 440/1651/Dinkes/ tentang peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi infeksi virus corona (covid 19).
• Ditutup Sementara, Pengelola Taman Impian Jaya Ancol Batasi Akses Masuk Pengunjung
"Sehingga diputuskan CFD Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani sampai dengan Jalan Boulevard Summarecon ditiadakan," imbuh dia.
CFD ditiadakan mulai Minggu, 15 Maret 2020 sampai dengan pemberitahuan selanjutnya.
"Ditiadakan hingga batas sampai kapannya ditunggu pemberitahuan selanjutnya. Jika sekitaranya sudah aman kondisinya akan kembali digelar," ungkap dia.
• Pakar Pendidikan Sebut Pelajar di DKI Jakarta Bisa Terapkan Metode Belajar Jarak Jauh
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi tetap menggelar kegiatan Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Minggu (15/3/2020) besok.
Padahal wilayah DKI Jakarta yang tak jauh dari Kota Bekasi telah memutuskan meliburkan kegiatan CFD.
Sikap Pemkot Bekasi yang tetap menggeler CFD juga dikritik anggota DPRD Kota Bekasi hingga dikecam warga netizen.
• Pemerintah Kota Depok Keluarkan Surat Edaran Lockdown Antisipasi Penyebaran Virus Corona
Pemkot Bekasi diminta tak peduli dalam melakukan langkah antisipatif dalam penyebaran virus corona.
Bahkan Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan CFD tetap digelar, dalam menjaga pola olahraga sehat bagi masyarakat.
"Masih tetap ada CFD," kata Tri kepada awak media saat memantau penyemprotan cairan disinfektan di Masjid Agung Al Barkah, pada Jumat (13/3/2020) kemarin.
Tri meyakani pelaksaan CFD akan tetap aman. Hal itu dikarenakan sebenernya di suhu udara 26- 27 derajat celcius virus akan mati sedangkan di suhu dingin cepat menyebarnya.
"Karena di CFD ini akan mati (virus corona), karenaa suhu udars kita kan panas. Kalau di suhu udara dingin mereka (corona) mau," jelas dia.
• Pelatih Persija Jakarta Komentari Penundaan Liga 1 2020, Dukung Kompetisi Dihentikan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sumarekon.jpg)