Kamis, 23 April 2026

Virus Corona

MASJID Istiqlal Tak Dilengkapi Karpet, Jamaah Diminta Bawa Sajadah Sendiri dari Rumah

Sejumlah masjid di Jakarta pada hari ini, Kamis (13/3/2020) dilakukan pembersihan dan penyemprotan desinfektan, untuk mengantisipasi penyebaran virus

Penulis: Joko Supriyanto |
Warta Kota/Joko Supriyanto
Kondisi lantai Masjid Istiqlal Jakarta yang tanpa karpet usai dilakukan penyemprotan desinfektan, Kamis (13/3/2020). 

Sejumlah masjid di Jakarta pada hari ini, Kamis (13/3/2020) dilakukan pembersihan dan penyemprotan desinfektan, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Salah satu masjid yaitu Masjid Istiqlal Jakarta, pagi tadi dilakukan penyemprotan desinfektan oleh petugas gabungan dari PMI, TNI dan Polri.

Bahkan, karpet-karet yang sebagai alas bagi jamaah melakukan ibadah pun kini telah digulung dan kini Masjid Istiqlal tanpa alas karpet sama sekali.

Pantauan wartakotalive.com usai penyemprotan desinfektan, Jamaah yang akan menunaikan salat di Istiqlal pun cukup tinggi, hanya saja mereka salat tanpa alas.

Namun ada beberapa jamaah yang terlihat membawa sajadah sendiri sebagai alas salat.

 Kasus DBD di Jakarta Barat Berada di Urutan Kedua Se-DKI Jakarta

 Borneo FC Vs Persela Lamongan, Rafinha Berharap Bisa Cetak Gol di Stadion Segiri Samarinda

 Gregoria Mariska Tunjung Takluk di Tangan Tai Tzu Ying, Tersingkir dari All England Open 2020

 Gabung ke Persita Tangerang, Raphael Maitimo Butuh Waktu 2 Minggu untuk Kembalikan Kondisi Fisiknya

Tak hanya itu Istiqlal yang juga tengah proses renovasi ini juga masih terlihat beberapa petugas proyek.

Humas Istiqlal, Abu Hurairah menyampaikan, penyemprotan disenfektan tadi pagi dilakukan oleh petugas gabungan dari PMI, TNI dan Polri.

"Kami kan memang belum ada alatnya kalo tadi dilakukan oleh petugas gabungan PMI Kodam Kodim Brimob dan Gegana," kata Abu Hurairah, Jumat (13/3/2020).

Namun Abu tak menampik kedepan alat-alat yang dibutuhkan ada, akan melibatkan petugas Istiqlal, hanya saja saat ini petugas hanya membantu menggulung karpet dan membersihkan lantai.

 MEMILUKAN! Pria Ini Terperangkap di Rumahnya Bersama Jenazah Saudarinya Akibat Corona

Selain itu penyemprotan disenfektan juga nanti akan dilakukan secara berkala, hanya saja ia belum dapat memastikan waktu tepatnya.

"Nanti berkala disinfektan entah 1 bulan sekali dua bulan sekali atau gimana nanti kita masih koordinasikan," katanya.

Abu menyatakan belum mengetahui sampai kapan Istiqlal tidak memasang karpet di dalam masjid, kendati demikian ia meminta masyarakat untuk dapat membawa sajadah sendiri.

"Kalo karpet sampai intruksi selanjutnya, jadi mereka bawa sajadah masing masing. Kalo lantai sendiri kan memang selalu dibersihkan setiap hari, saya rasa ini lebih aman dibandingkan ada karetnya," ucapnya. 

Imam Masjid Istiqlal: Jangan Anggap Virus Corona Azab

Sebelumnya, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar ikut berkomentar terkait wabah virus Corona yang ikut melanda Indonesia.

Ia meminta agar penyebaran virus yang sudah menjadi pandemi global itu tidak dianggap sebagai azab.

"Jangan menganggap ini (Corona) azab."

 Ketua KPK Bilang Keberhasilan Pemberantasan Korupsi Tak Hanya Diukur dari Banyaknya OTT

"Definisi azab dalam Alquran itu diciptakan kepada umat terdahulu," ujar Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Menurutnya, setelah doa Nabi Muhammad SAW tidak ada lagi yang namanya azab.

Lagi pula azab hanya ditimpakan kepada kaum kafir.

 KRONOLOGI Tawuran Pelajar Tewaskan Satu Orang di Bekasi, Sudah Direncanakan dan Pilih Tempat Sepi

"Azab itu sudah tidak ada lagi setelah doa Rasulullah dikabulkan."

"Azab itu menimpa orang kafir, tidak orang beriman."

"Tapi kalau musibah, dua-duanya kena. Sama dengan bala, karena itu jangan anggap ini adalah azab," tuturnya.

Disemprot Desinfektan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau proses pembersihan atau sterilisasi kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, dengan cairan desinfektan, Jumat (13/3/2020).

Hal itu dilakukan untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Pantauan Tribunnews, sekitar pukul 09.10 WIB, Presiden Jokowi tiba di Masjid Istiqlal, Jakarta.

 Kongres Partai Demokrat Tetap Digelar di Tengah Pandemi Virus Corona, Dikategorikan Seperti Arisan

Ia tampak didampingi Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menag Fachrul Razi, Menkes Terawan, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Presiden Jokowi melihat langsung proses penyemprotan disinfektan di halaman dalam Masjid terbesar se-Asia Tenggara itu.

Terlebih, beberapa jam ke depan Masjid Istiqlal akan digunakan untuk Salat Jumat.

 Aksi Maling Motor Tepergok Warga, Pistolnya Jatuh Setelah Dilempar Pakai Staples

Kepala Negara tampak memperhatikan setiap sudut dan sisi yang disemprotkan oleh petugas.

Ada 35 petugas yang terlibat dalam proses penyemprotan tersebut.

Mereka terdiri dari unsur Palang Merah Indonesia (PMI) 15 orang, Kesdam Jaya 6 orang, Gegana 6 orang, Kodim Jakarta Pusat 6 orang, dan 2 orang dari KAI DAOP 1 Jakarta.

Para petugas itu tampak mengenakan pakaian Hazmat atau pakaian dekontaminasi.

Masjid Diimbau Gulung Karpet

Menteri Agama Fachrul Razi mengimbau seluruh pengurus masjid menggulung karpetnya lalu menyemprotkan disinfektan.

Langkah itu guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Hal itu disampaikan Fachrul Razi seusai mendampingi Presiden Jokowi meninjau proses sterilisasi Masjid Istiqlal, menggunakan disinfektan, Jumat (13/3/2020).

 Diduga Menyeberang Sembarangan, Bocah Meninggal Tertabrak Bus TransJakarta di Pulogadung

"Alhamdulillah tadi saya Menag, Menkes, dan Imam Besar dengan bapak menteri lainnya mendampingi Bapak Presiden untuk menyaksikan satu upaya menggulung semua karpet yang ada di Masjid Istiqlal."

"Kemudian menyemprotkan dengan antiseptik."

"Ini upaya kita membuat masjid ini lebih baik atau lebih steril. Mudah-mudahan penyakit hilang," kata Fachrul Razi.

 Anies Baswedan Ingatkan Umat Muslim Ikuti Sabda Rasulullah untuk Hindari Virus Corona

Ia turut mengimbau kepada selurh pengurus masjid untuk melakukan hal yang sama demi mencegah penularan Covid-19.

"Satu, menggulung semua karpet-karpetnya, karena ternyata itu salah satu sumber penyakit."

"Kedua, melakukan penyemprotan antiseptik," jelasnya.

Dibersihkan Berkala

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memastikan rumah ibadah yang menjadi tempat berkumpul banyak orang, dicek kebersihannya, seperti yang dilakukan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

"Nanti akan secara periodik dilakukan, disesuaikan dengan jadwal supaya tidak mengganggu saat salat," ujarnya di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020).

Penyemprotan disinfektan di rumah ibadah, kata Terawan, dilakukan sebagai langkah preventif terhadap penyebaran virus corona.

 6 Finalis Puteri Indonesia 2020 Diangkat Jadi Duta MPR, Termasuk yang Sempat Tak Hafal Pancasila

Dia melanjutkan, lembaga dan kementerian terkait pun dilibatkan.

"Kita dari sisi kesehatan menyangkut pencegahan."

"Maka kita membantu apa yang semua bisa kami kerjakan dan lakukan, bersama dengan teman-teman BNPB, TNI-Polri, bersatu lakukan pembersihan pada tempat ibadah," paparnya.

 265 Warga Jakarta Timur Kena DBD, Tak Ada yang Meninggal Dunia

Pantauan Tribunnews, Menkes Terawan tampak mengenakan pakaian kemeja putih dan celana hitam.

Saat meninjau dalam Masjid Istiqlal bersama Presiden Jokowi, Menkes Terawan tampak mengenakan alas kaki berwarna hitam. Sedangkan Presiden mengenakan alas kaki berwarna putih.

Sejumlah menteri yang hadir pun tampak mengenakan alas kaki.

 BREAKING NEWS: 2 Pengidap Virus Corona Kembali Sembuh, Salah Satunya Pasien Pertama Warga Depok

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar tampak mengenakan alas kaki berwarna hitam.

Sedangkan Menag Fachrul Razi tampak mengenakan alas kaki plastik transparan.

Seusai meninjau kurang lebih sekitar 20 menit, Presiden Jokowi dan sejumlah menteri meninggakan lokasi. (JOS/Taufik Ismail)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved