Virus Corona

Hindari Virus Corona, Gubernur Anies Baswedan Tutup Ancol, Ragunan hingga Monas Selama Dua Pekan

Hindari Virus Corona, Gubernur Anies Baswedan Tutup Ancol, Ragunan hingga Monas Selama Dua Pekan

Wartatakotalive/Rizki Amana
Taman Margasatwa Ragunan tutup pada hari Senin (30/12/2019) 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan menutup semua tempat wisata mulai Sabtu (14/3/2020) besok.

Penutupan dilakukan selama dua pekan. "Semua destinasi wisata dan tempat hiburan milik Pemprov DKI Jakarta akan ditutup selama dua minggu ke depan," ujar Anies dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (13/3/2020).

"Itu artinya, kalau tempat wisata, Ancol tutup, Ragunan tutup, Monas tutup, museum yang dipegang oleh DKI tutup," lanjut dia.

Pesan Anies Jelang Salat Jumat Disiarkan Mepet, Pegawai Pemkot Jaksel Bingung Tidak Ada Persiapan

Enam Kebijakan Anies Antisipasi Virus Corona, Salah Satunya CFD Ditiadakan

Selain itu, Pemprov DKI juga meniadakan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day selama dua pekan.

Sementara transportasi umum tetap beroperasi."Transportasi umum tetap berjalan," kata Anies.

Anies menyampaikan, penutupan semua tempat wisata bertujuan meminimalkan kegiatan warga di tempat keramaian demi mencegah penyebaran virus corona tipe 2 yang menyebabkan penyakit covid-19.

"Tujuannya apa? Meminimalkan kegiatan warga di ruang terbuka yang penuh dengan warga," ucapnya.

Hingga Jumat sore, ada 69 kasus positif covid-19 di Indonesia. Dua orang di antaranya merupakan balita.

Empat orang dari 69 pasien positif covid-19 telah meninggal dunia.

Liga Inggris, Liga Champions, dan Liga Europa Resmi Ditunda karena Pandemi Virus Corona

Sementara pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak lima orang.

Hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di sepanjang Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman sebelumnya diputuskan ditiadakan selama dua pekan atau pada 15 Maret dan 22 Maret 2020.

Menurut Anies, car free day ditiadakan untuk mencegah penularan virus corona yang sudah masuk ke Indonesia dan merebak di banyak negara di dunia.

"Demi menjaga dan melindungi warga Jakarta dari potensi penularan (virus corona), maka dua minggu ke depan, Pemprov DKI Jakarta meniadakan hari bebas kendaraan bermotor," ujar Anies.

Anies berujar, penyelenggaraan car free day akan ditinjau lagi setelah dua pekan ke depan. Pemprov DKI akan melihat perkembangan penularan Covid-19 terlebih dahulu.

"Ini kami lakukan sambil melihat bagaimana perkembangan penularan corona virus ini. Sesudah dua minggu, nanti kami review," kata Anies.

VIDEO: Cegah Penyebaran Virus Corona, Stasiun Bekasi Disemprot Cairan Disinfektan

PNS Corona Tak Dipotong Gajinya

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga mengeluarkan kebijakan terkait antisipasi penyebaran wabah virus corona.

Tindakan proaktif dilakukan dengan mengeluarkan enam langkah dalam rangka antisipasi virus corona di Jakarta.

Salah satunya dengan memerintahkan PNS Pemprov DKI yang memiliki gejala seperti virus corona mengisolasi mandiri, namun dipastikan tidak ada pemotongan gaji maupun tunjangan.

Enam langkah antisipasi itu ia unggah dalam akun Instagram-nya, @aniesbaswedan, pada Rabu (11/3/2020) malam.

Berikut unggahan enam langkah antisipasi tersebut:

@aniesbaswedan

Sempat Khawatir Wabah Virus Corona, Jefri Nichol Tidak Batasi Bertemu Fans

Pemprov DKI Jakarta Prioritaskan Keselamatan Warga

Kami di DKI Jakarta memilih untuk melakukan tindakan proaktif yang sama sebagai sikap bertanggung jawab melindungi warga dari potensi tertular Virus Corona.⁣

Pertama di tingkat internal jajaran Pemprov DKI Jakarta. Jadi, kita akan membentuk tim review perizinan, terdiri dari jajaran Pemprov DKI Jakarta dan juga Polda Metro Jaya.

Semua kegiatan-kegiatan yang akan diselenggarakan di Jakarta harus dilaporkan ke tim review perizinan.⁣

Kedua, bila di jajaran Pemprov DKI Jakarta ada pribadi yang memiliki gejala seperti Corona Virus, maka atasannya dan yang bersangkutan harus melaporkan kepada Dinas Kesehatan.

Dan selama menunggu pemeriksaan Dinkes harus isolasi mandiri. Selama isolasi mandiri, tidak ada pemotongan gaji/tunjangan kinerja.⁣

Belum Genap 1 Bulan Mengaspal, Pemesanan Suzuki  XL7 Tembus 2.001 Unit, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Ketiga, untuk dua pekan ke depan, demi menjaga dan melindungi warga Jakarta dari potensi penularan, Pemprov DKI Jakarta meniadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor.⁣

Keempat, Jakarta terjadwal untuk menjadi tuan rumah Formula E pada Juni 2020.

Setelah komunikasi intensif, memantau perkembangan di seluruh dunia, demi menjaga keselamatan dan kesehatan warga Jakarta, maka kita memutuskan untuk menunda pelaksanaan Formula E di bulan Juni.⁣

Kelima, seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta juga telah diinstruksikan untuk mengurangi kegiatan jabat tangan dan kontak fisik langsung, tanpa mengurangi rasa hormat satu sama lain.

Mari kita biasakan di hari-hari ke depan ini untuk membatasi kontak langsung.⁣

Terakhir, prioritas kami adalah melindungi setiap tumpah darah Indonesia, karena itu perintah konstitusi yang menempel kepada Pemprov dan kita laksanakan perintah konstitusi itu dengan sebaik-baiknya.

Cerita 3 Pasien Covid-19 Sembuh di Tengah Ancaman Pandemi Global, Harus Selalu Pakai Masker di Rumah

Tapi ini tidak cukup hanya dikerjakan oleh Pemprov DKI.

Kami mengajak kepada seluruh masyarakat, termasuk dunia usaha, mari nomor satukan keselamatan. ⁣

Teman-teman sekalian, tidak perlu panik dan jangan menyebarkan berita-berita yang belum terkonfirmasi.

InsyaAllah kita semua segera terbebas dari wabah ini, dan bisa kembali berkegiatan dengan baik.⁣

Hubungi hotline #JakartaTanggapCorona di 112 atau 0813 8837 6955, jika memiliki pertanyaan seputar COVID-19.⁣

corona.jakarta.go.id

Pelatih Persita Tangerang Isyaratkan Lakukan Ini Saat Hadapi TIRA Persikabo

Anies Klarifikasi Foto Paparan KRL

Gubernur DKI Jakarta mengklarifikasi soal foto dirinya yang tengah memimpin rapat di Balai Kota DKI pada Rabu (11/3/2020) pagi.

Dalam foto yang beredar viral itu, Anies terlihat menjelaskan mengenai potensi risiko Covid-19 atau virus corona di transportasi publik, salah satunya kereta rel listrik (KRL) Commuter Line.

Dalam slide paparannya, tertulis bahwa 'Risiko kontaminasi terbesar terjadi di wilayah KRL-2 atau Rute Bogor-Depok-Jakarta Kota'.

Kepada wartawan pada Rabu (11/3/2020) malam, Anies mengungkapkan persoalan itu dibahas hanya di internal Pemprov DKI Jakarta.

Harapannya, jajaran ASN DKI Jakarta memiliki upaya mitigasi terhadap wabah corona di transportasi publik.

"Ini tujuannya untuk internal supaya bisa bersiap dan bisa melakukan langkah mitigasi jadi itu sebetulnya," kata Anies.

Peliknya Memeriksa Remaja Pembunuh Bocah 5 Tahun, Sudah 4 Hari Diperiksa, Belum Ada Kesimpulan?

Menurut Anies, dalam rapat itu dia mengumpulkan seluruh kepala SKPD termasuk direksi BUMD DKI Jakarta.

Kata dia, apa yang dibahas itu bukan berarti terjadi kasus penyebaran wabah corona di KRL.

"Jadi yang disampaikan itu bukan saat ini ada kasus, bukan itu. Tapi bahwa saat ini kita punya potensi-potensi risiko salah satunya di transportasi publik dan aspek-aspek lainnya," jelasnya.

Anies menjelaskan, rute KRL dianggap memiliki potensi besar penyebaran corona karena berdasarkan penyelidikan epidemiologi yang dilakukan petugas kesehatan.

Dari penyelidikan itu, petugas mendapati Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

"Dari data itu kemudian dibentuk petanya. Itu ada dan itu dipaparkan juga petanya tapi untuk kebutuhan internal supaya kami bisa melakukan langkah mitigasi," ungkapnya.

Anies Ungkap KRL Miliki Resiko Kontaminasi Virus Corona Terbesar

Sebelumnya, beredar luas hingga viralnya potret Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan paparkan Kereta Rel Listrik (KRL) jadi media penyebaran virus corona terbesar di DKI Jakarta dikhawatirkan masyarakat.

Ketahuan Pesan Selongsong Peluru Kosong, Sepasang Kekasih Punk Diamankan Polisi

Terlebih dalam paparan berjudul 'Waspada risiko Covid-19 via transportasi publik' itu terdapat fakta mengejutkan.

Fakta tersebut mengungkapkan KRL 2 Rute Bogor-Jakarta Kota dinilai sangat rentan terhadap penyebaran virus corona. 

'Risiko kontaminasi terbesar terjadi di wilayah KRL-2 Rute Bogor-Depok-Jakarta Kota'

Terkait hal tersebut, Vice President Corporate Communications PT Kereta Comutter Indonesia (KCI) Anne Purba mengungkapkan pihaknya telah berkordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"PT KCI pada hari ini menghadiri rapat membahas protokoler penanganan penyebaran virus corona bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Rapat yang dihadiri KCI berbeda dengan rapat yang dokumentasi fotonya beredar tersebut," ungkap Anne pada Rabu (11/3/2020).

Walau begitu, lanjutnya, selaku operator transportasi publik yang melayani sebanyak 336 juta pengguna di tahun 2020, PT KCI tetap berupaya keras mengerahkan seluruh sumber daya.

Beredar Kabar Balita Demam Setelah Berkunjung ke Depok, Pemkot Bilang Begini

Tujuannya agar commuter line tetap dapat mengantisipasi peredaran virus corona sekaligus memberikan layanan bagi para penggunanya.

Pasalnya, jumlah pengguna lintas Bogor/ Depok menuju Jakarta Kota/ Angke/ Jatinegara selama setahun mencapai sebesar 199.443.439 pengguna.

 Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemprov DKI Tutup Ancol, Ragunan hingga Monas Selama Dua Pekan ", Penulis : Nursita Sari

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved