Raja Belanda Minta Maaf Jajah Indonesia, Mahfud MD Bilang Begini
Mahfud MD menyambut baik permintaan maaf Raja Belanda Willem Alexander, atas penjajahan bangsanya terhadap Indonesia di masa lalu.
"Sejalan dengan pernyataan pemerintahan saya sebelumnya, saya ingin menyampaikan rasa penyesalan dan permintaan maaf saya."
"Atas kekerasan saat penjajahan di masa pemerintahan Belanda dahulu," kata Raja Willem.
Raja Willem menyadari, perasaan dan kesedihan masyarakat Indonesia akibat penjajahan Pemerintah Belanda di masa lalu masih terasa hingga kini.
• 7 dari 13 Pasien Baru Tertular Virus Corona Setelah Pulang dari Luar Negeri, Ada Suami Istri
Untuk itu, Raja Willem mengajak agar hubungan Indonesia dengan Belanda bisa terus berjalan dengan positif ke depannya.
"Mudah-mudahan kedua negara yang dulu sempat berseteru, saat ini mampu tumbuh bersama dan membangun hubungan."
"Berdasarkan sikap saling menghormati, percaya, dan persahabatan," jelas Raja Willem.
"Ikatan di antara kita semakin erat dan beragam. Ini sungguh menggembirakan saya," imbuhnya.
Terima Keris Pangeran Diponegoro
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima langsung keris milik Pangeran Diponegoro secara simbolik, dari Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima.
Penyerahan keris itu dilakukan di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/3/2020).
Keris itu telah diserahkan oleh Raja Alexander melalui Dubes RI di Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja pada 3 Maret lalu.
• MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Mahfud MD: Ya Kita Ikuti Saja
Keris berwarna kuning lengkap dengan sarungnya itu disimpan dalam sebuah kotak kaca.
Jokowi sempat berbincang dengan Raja Alexander dan Ratu Maxima di samping keris peninggalan Pangeran Diponegoro itu.
Mereka juga sempat berfoto bersama di sisi keris itu.
• Naik Mulai 16 Maret 2020, Ini Besaran Tarif Ojek Online di Jabodetabek
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim juga tampak dalam penyerahan keris tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/jokowi-terima-kunjungan-raja-dan-ratu-belanda-2.jpg)