Demam Berdarah

Awas, Kasus Demam Berdarah di RSUD Kota Bekasi Mulai Meningkat, Ada 149 Kasus hingga Maret 2020

Baru pekan pertama bulan Maret 2020 sudah ada 55 kasus demam berdarah. Sedang di Februari ada 68 kasus dan Januari ada 26 kasus.

Awas, Kasus Demam Berdarah di RSUD Kota Bekasi Mulai Meningkat, Ada 149 Kasus hingga Maret 2020
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Seorang pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) tengah di rawat di RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Rabu (11/3/2020). 

"Total hingga minggu pertama Maret 2020 ada 149 pasien yang telah dirawat. Dari jumlah tersebut yang masih dirawat ada 9 pasien..."

KASUS Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi terus mengalami peningkatan sejak awal Januari hingga pekan pertama Maret ini.

Baru pekan pertama bulan Maret 2020 sudah ada 55 kasus demam berdarah. Sedang di Februari ada 68 kasus dan Januari ada 26 kasus.

"Total hingga minggu pertama Maret 2020 ada 149 pasien yang telah dirawat. Dari jumlah tersebut yang masih dirawat ada 9 pasien," ujar Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD Kota Bekasi Nike, Rabu (11/3/2020).

Dua dari 87 Warga Terjangkit Demam Berdarah Meninggal Dunia, Pemkot Tangsel Ogah Disalahkan

Ada 109 Kasus DBD di Kota Bekasi, Warga Diminta Berantas Sarang Nyamuk

WASPADA, Dalam 2 Bulan, 51 Warga di Kabupaten Bekasi Terkena DBD

Ia mengungkapkan kenaikan kasus DBD mulai terjadi saat peralihan musim hujan ke panas ataupun sebaliknya.

"Siklusnya memang seperti itu, kalau pada saat hujan meningkat karena banyak genangan air yang menjadi sarang nyamuk aedes aegypti," jelas dia.

RSUD Kota Bekasi telah menyiapkan ruangan rawat inap dan tempat tidur cadangan untuk pasien DBD saat terjadi lonjakan.

"Jadi dipastikan ruangan rawat inap cukup, di kami ada 150 bed lebih untuk rawat pasien dewasa dan 100 bed lebih untuk anak-anak," ucap dia.

Untuk penanganannya, kata dia, pasien DBD akan ditangani sesuai SOP yang ada. Pasien biasanya itu bisa dari rawat jalan maupun IGD.

Kemudian masuk sesuai dengan klasifikasi umur, dewasa masuk ke ruang dewasa ditangani oleh dokter penyakit dalam. Sedangkan anak-anak akan ditangani oleh spesialis anak.

"Semua didiagnosa berdasarkan kriteria, diagnosa yang sudah standar. Seperti diperiksa hemoglobin darah, trombosit, maupun hematologi," papar dia.

Musim penghujan

Charles Antoni, dokter spesialis anak RSUD Kota Bekasi, menyebut musim penghujan menjadi faktor meningkatnya angka DBD.

Maka dari itu warga diminta waspada dan lebih rajin membersihkan tempat-tempat air tergenang yang menjadi sarang nyamuk.

"Tempat-tempat air tergenang segera dibersihkan kemudian selalu menguras tempat air yang ada di rumah, jangan sampai ada genangan air yang dibiarkan," kata Charles.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved