Berita Video

VIDEO : Ketua Majelis Hakim Sakit, Sidang Class Action Banjir Jakarta 2020 Ditunda Pekan Depan

Sidang lanjutan class action banjir Jakarta 2020 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2020) ditunda dikarenakan hakim ketua sakit

Sidang lanjutan class action banjir Jakarta 2020 yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2020) ditunda.

Penundaan sidang dikarenakan menjelis hakim tidak dapat hadir karena sakit.

Penundaan ini disampikan oleh Hakim Anggota Bintang AL saat membuka persidangan.

Bintang menyampikan tidak dapat melanjutkan persidangan karena ketua Majelis Hakim tidak dapat hadir.

VIDEO : Polres Jakarta Utara Beri Penghargaan Pemilik Toko Sembako Teluk Gong yang Viral di Medsos

VIDEO : Polres Bandara Soekarno-Hatta Ringkus Sindikat Jual Beli BPKB Hasil Kejahatan

"Ketua Majelis kondisinya kesehatannya tidak sedang baik. Untuk itu persidangan dengan agenda penetapan tidak bisa di bacakan kali ini, maka itu sidang di tunda minggu depan," kata Hakim Anggota, Bintang AL di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2020).

Menurut Bintang AL sidang akan dilanjutkan kembali pada Selasa (17/3) minggu depan pembacaan penetapan putusan terhadap class action banjir Jakarta 2020.

Dalam putusan dapat ditentukan apakah class action diterima atau tidak.

"Hakim juga manusia biasa, saksi pun juga ditanya apakah sehat karena itu sangat manusiawi dan beliau benar sakit, jadi sejak kemarin beliau sakit," katanya.

Sementara itu Tim Advokasi Hukum Korban Banjir Jakarta 2020, Azaz Tigor Nainggolan mengatakan menerima penundaan itu, untuk itu pihaknya minggu depan tetap akan menyerahkan berkas class action yang telah disiapkan.

"Ini kan di tunda ya jadi kita sidang minggu depan untuk mengetahui putusan majelis bahwa gugatan ini diterima atau tidak sebagai class action," katanya.

Jika putusan mejelis hakim menerima maka akan dilanjutkan proses notifikasi, untuk itu ia berharap kedepan proses class action banjir Jakarta 2020 berjalan lancat tanpa ada hambatan.

Viral Video Siswi SMA Dilecehkan Teman-temannya di Dalam Kelas, Kementerian PPA Janji Usut

VIDEO: Pelaku Pencabulan Gadis dengan Keterbelakangan Mental Ngaku Khilaf, Tapi Sampai Tiga Kali

"Ya kita berharap ini bisa diterima sebagai class action sehingga sidang ini terus berlajut," katanya.

Sedangkan salah satu wakil class action banjir Jakarta, Sahrul menyampaikan agar majelis hakim dapat menerima perkara ini, sehingga kedepan dapat menjadikan pembelajaran bagi Pemprov DKI Jakarta.

"Kita sebagai korban mengharapkan perkara ini diterima, karena bisa jadi tonggak sejarah antara warga dan Pemda," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Muhamad Rusdi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved