Jumat, 10 April 2026

Berita Tangerang

Imbas Tol Kunciran - Bandara Soetta, Warga Bopong Keranda Mayat ke PN Tangerang

Warga Kampung Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang bergerombol menyuarakan aspirasinya dengan membopong keranda mayat

Wartakotalive/Andika Panduwinata
Warga Kampung Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang bergerombol menyuarakan aspirasinya dengan membopong keranda mayat imbas proyek Tol Kunciran-Bandara 

Pembangunan Jalan Tol Kunciran-Bandara Soekarno Hatta menyisakan sekelumit persoalan.

Warga Kampung Baru, Kecamatan Benda, Kota Tangerang bergerombol menyuarakan aspirasinya dengan membopong keranda mayat imbas proyek tersebut.

Mereka berduyun-duyun menggereduk Gedung Pengadilan Negeri (PN) Tangerang pada Kamis (5/3/2020).

Selain memikul keranda mayat, warga juga membawa kitab suci Alquran.

Dalam aksinya itu mereka bershalawat sambil menunggu hasil keputusan hakim dalam sidang perkara konsinyasi.

BREAKING NEWS: Warga Bandung Tewas Ditabrak Saat Mengecek Ban di Tol Bandara, Pelaku Kabur

Sidang perkara konsinyasi tentang pembebasan lahan dalam proyek Jalan Tol Kunciran-Bandara yang saat ini masih berlangsung.

Koordinator aksi, Saipul Bahri menjelaskan unjuk rasa digelar karena warga terdampak pembangunan jalur cepat tersebut ingin meminta ganti untung atas lahannya.

Menurutnya masih ada sejumlah warga yang belum dibayar sesuai rasa keadilan atas gusuran lahan yang dijadikan pembangunan tersebut.

"Masih ada 27 KK yang belum mendapatkan haknya," ujar Saipul saat dijumpai di PN Tangerang, Kamis (5/3/2020).

Ia menyatakan tidak ada keadilan dalam pembebasan lahan untuk pembangunan tol tersebut.

Saipul menyebut warga yang berdemonstrasi ini ingin lahannya dibayar setara dengan warga terdampak lainnya.

"Tanah warga ini ditawar hanya Rp 2,6 juta. Tapi sebagian orang yang justru memiliki lahan kosong di persawahan malah mendapat Rp. 10 juta kurang lebih per meternya. Ini jelas tidak adil," ucapnya.

Dirinya menambahkan jika hasil keputusan pengadilan dalam sidang perkara konsinyasi tidak sesuai dengan harapan, warga akan mengajukan banding.

"Kami tetap pertahankan upaya banding. Pada dasarnya kita upaya juga meminta ke Pemda harus hadir di sini," kata Saipul. 

Proyek Tol Kunciran-Bandara Soetta Bikin Banjir se-Kecamatan Benda, Ini Janji Jasamarga

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved