Sabtu, 11 April 2026

Tip Otomotif

Erupsi Gunung Merapi, Begini Tip Cara Bersihkan Mobil yang Terkena Abu Vulkanik, Jangan Meremehkan

Bagi para pemilik mobil yang terkena imbas erupsi, sebaiknya segera melakukan pembersihan pada setiap bagiannya dari abu vulkanik.

Editor: Fred Mahatma TIS
mobilmo.com
ILUSTRASI Mobil yang terkena abu vulkanik harus segera dibersihkan karena debunya mengandung bahan berbahaya. 

Abu vulkanik yang mengenai mobil itu tidak seperti abu sisa pembakaran kayu, tetapi juga mengandung material berbahaya. Seperti batu kecil, mineral, dan juga debu vulkanik.

ERUPSI Gunung Merapi kembali terjadi, Selasa (3/3/3030) pagi pukul 05.22 WIB.

Erupsi ini membuat sejumlah wilayah terdampak, seperti di Boyolali, Sukoharjo dan daerah lainnya mengalami hujan abu.

Selain pemukiman, hujan abu tentunya juga mengenai kendaraan, seperti mobil dan sepeda motor.

Ini Fakta Erupsi Gunung Merapi, dari Status Waspada, Hujan Abu, hingga Kondisi Desa Terdekat

Arah Angin Tidak ke Selatan, Erupsi Gunung Merapi Tak Ganggu Penerbangan Dua Bandara di Yogyakarta

Akibat Erupsi Gunung Merapi Selasa Pagi, Bandara Adi Soemarno Solo Ditutup Sementara

Bagi para pemilik mobil yang terkena imbas erupsi, sebaiknya segera melakukan pembersihan pada setiap bagiannya.

Jangan menundah atau bahkan meremehkannya. 

Pasalnya, abu vulkanik tersebut tidak seperti abu sisa pembakaran kayu, tetapi juga mengandung material berbahaya.

Seperti batu kecil, mineral dan juga debu vulkanik.

Apabila dibiarkan bisa berbahaya bagi mobil, seperti kaca, mesin maupun permukaan mobil.

Untuk membersihkannya, Christopher Sebastian CEO Makko Group, distributor beberapa produk perawatan mobil, memberikan sejumlah tip agar pembersihan mobil dari abu vulkanik bisa maksimal.

ILUSTRASI Mencuci mobil dengan cara menyemprotkan air berkekuatan tekanan besar
ILUSTRASI Mencuci mobil dengan cara menyemprotkan air berkekuatan tekanan besar (Istimewa)

“Pertama, segera cuci kendaraan dengan air bersih. Membasuh seluruh bodi dilakukan karena abu vulkanik terbentuk dari material batu kecil, mineral, dan debu vulkanik. Jadi sangat berbahaya bagi permukaan mobil, mesin, maupun kaca,” katanya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Untuk melakukan penyemprotan air, Christopher menyarankan agar tekanan airnya yang cukup kencang.

Hal ini dimaksud supaya debu vulkanik luruh dan terlepas dari permukaan kaca.

“Semprot di seluruh mobil mulai dari bagian atas sampai bawah. Lakukan dengan seksama sampai debu tidak terlihat lagi menempel di permukaan," ujarnya.

Setelah itu, Christopher melanjutkan, lakukan pengelapan pada permukaan mobil. Untuk mengelap ini sebaiknya menggunakan kain khusus yang aman untuk mobil.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved