Perbankan Syariah

Raih WTP 5 Kali Berturut-turut Jamsyar Fokus Pelayanan Online

PT Jamkrindo Syariah (Jamsyar) kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 2020. Hasil audit laporan keuangan Jamsyar tahun 2019.

Raih WTP 5 Kali Berturut-turut  Jamsyar Fokus Pelayanan Online
wartakotalive
Direktur Utama PT Jamkrindo Syariah, Gatot Suprabowo, dan Direktur Keuangan, SDM, dan Umum, Endang Sri Winarni, memperlihatkan buku laporan keuangan tahun 2019 

PT Jamkrindo Syariah (Jamsyar) kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 2020. Hasil audit laporan keuangan Jamsyar tahun 2019 yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah memenuhi unsur akuntable dan transparansi.

Bagi Jamsyar opini WTP tersebut merupakan kelima berturut-turut yang diraih Jamsyar sejak tahun 2015.

“Alhamdulillah kami kembali meraih WTP. Hal ini membuat kami terus bebenah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Indonesia. Kami akan meningkatkan pelayanan secara online dengan didukung SDM yang berkualitas,” kata Direktur Utama PT Jamkrindo Syariah, Gatot Suprabowo, di Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Gatot mengatakan, untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Indonesia, maka Jamsyar akan memperkuat teknologi informasi dengan memperluas penjaminan secara online pada tahun 2020. Penjaminan online akan dilakukan untuk seluruh produk Jamsyar.

Direktur Utama PT Jamkrindo Syariah, Gatot Suprabowo, menyampaikan laporan keuangan dan kinerja tahun 2019
Direktur Utama PT Jamkrindo Syariah, Gatot Suprabowo, menyampaikan laporan keuangan dan kinerja tahun 2019 (wartakotalive)

Di samping dari sisi perluasan penjaminan online, peningkatan pemanfaatan Teknologi Informasi untuk memperkuat daya saing bisnis adalah dengan melakukan pengembangan aplikasi e-klaim.

Sebelumnya di tahun 2019 Jamsyar baru memberlakukannya untuk produk Penjaminan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dan Penjaminan KURS (Kredit Usaha Rakyat Syariah.

"Aplikasi e-klaim yang diintegrasikan dengan aplikasi penjaminan memungkinkan mitra penerima jaminan untuk lebih mudah dalam mengajukan klaim penjaminan. Dengan aplikasi itu masyarakat dapat melakukannya di rumah,” ujar Gatot.

Dari sisi internal, untuk mendukung peningkatan TI tersebut, lanjut Gatot, pihaknya juga akan memperkuat data center dan infrastruktur jaringan. Di samping peningkatan TI untuk meningkatkan kualitas layanan penjaminan, peningkatan TI juga dilakukan untuk meningkatkan efisiensi proses di support system.

"Pengembangan aplikasi untuk support system yang dilakukan di tahun 2020 adalah pengembangan aplikasi pengelolaan dokumen, aplikasi pengelolaan asset dan inventaris perusahaan, serta aplikasi pengadaan barang/jasa berbasis online (e-procurement),” tandas Gatot.

Dengan ketiga aplikasi tersebut diharapkan Gatot dokumen dapat terkelola dengan baik, sehingga akan memudahkan proses kegiatan perusahaan, aset perusahaan dapat termonitor dengan baik, dan proses pengadaan menjadi lebih transparan dan efektif.

Halaman
12
Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved