Waspada Cuaca Buruk Imbas Siklon Ferdinand, Ombak di Perairan Kepulauan Seribu Naik Hingga 2 Meter

Waspada cuaca buruk imbas Siklon Ferdinand, ombak di perairan Kepulauan Seribu naik hingga 2 Meter. Husein Murad : ombaknya tinggi sampai dua meteran

Editor: Dwi Rizki
istimewa
Suasana Pantai Cikaya, Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu pada Sabtu (22/2/2020). 

Prediksi 72 jam, tanggal 28/02/2020 pukul 07:00 WIB :
Posisi : 16.8LS, 113.7BT
Arah Gerak : barat barat daya, bergerak menjauhi wilayah Indonesia
Kecepatan
Angin Maksimum: 30 knots (55 km/jam)

Terkait kemunculan Siklon Ferdinand, sejumlah wilayah Indonesia mengalami cuaca ekstrem, antara lain hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Selain itu, gelombang laut dengan ketinggian 1,25 meter hingga 2,5 meter di perairan selatan Pulau Jawa hingga Pulau Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas bagian Selatan serta Samudera Hindia selatan Jawa, Perairan selatan Pulau Sawu dan Pulau Rote.

Sedangkan gelombang laut dengan ketinggian 2,5 meter hingga 4 meter diperkirakan terjadi di Samudera Hindia selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Siklon Ferdinand
Siklon Ferdinand (istimewa)

Banjir di Jakarta

Walau berada jauh, fenomena Siklon Ferdinand pun berimbas pada DKI Jakarta.

Hujan deras yang terjadi sejak semalam, Senin (24/2/2020) membuat sejumlah wilayah Ibu Kota kebanjiran.

Bahkan, banjir juga terjadi di Istana Negara, Gambir, Jakart Pusat.

Kiriman foto yang beredar di medsos, tampak Masjid Baiturrahim yang ada di Kompleks Istana Negara terendam banjir setinggi 20 cm.

Lalu dari videonya juga terlihat air menggenangi halaman istana kepresidenan pada Selasa pagi.

Diperkirakan air berasal Kali Ciliwung, dimana pintu air Istiqlal dalam kondisi Siaga 2. 

Empat Pintu Air di Jakarta Dinyatakan Siaga Satu

Empat pintu air di Jakarta berstatus siaga satu, berdasarkan data laman posko banjir Sumber Daya Air DKI Jakarta per pukul 08.10 WIB yang dikutip Selasa (25/2/2020).

Kenaikan status pintu air itu disebabkan hujan deras yang mengguyur hampir sebagian besar wilayah Jakarta sejak Selasa dini hari.

Pintu Air Karet sumber air Banjir Kanal Barat dengan status siaga satu ketinggian air 722 sentimeter. Ketinggian normal pompa pintu air itu berada di bawah 450 sentimeter.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved