Senin, 20 April 2026

Aksi 212

Dukung Aksi 212 Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI, Mahfud MD: Bagus, Biar Ada Tekanan Publik

Mahfud MD mendukung aksi demonstrasi 212 terkait penanganan korupsi, yang rencananya digelar di depan Istana Merdeka, Jumat (21/2/2020).

Twitter
Mahfud MD 

MENKOPOLHUKAM Mahfud MD mendukung aksi demonstrasi 212 terkait penanganan korupsi, yang rencananya digelar di depan Istana Merdeka, Jumat (21/2/2020).

Mahfud MD menilai unjuk rasa tersebut bagus, agar publik mengetahui apa yang telah dikerjakan pemerintah, dan pemerintah mengetahui publik peduli terhadap isu korupsi.

Ia berpesan agar peserta demonstrasi tetap tertib.

KPK Bilang Harun Masiku Sulit Dilacak karena Tak Pakai Ponsel dan Media Sosial

"Bagus, bagus, biar ada tekanan publik."

"Sekaligus publik tahu apa yang dikerjakan pemerintah, dan pemerintah tahu bahwa masyarakat peduli."

"Yang peting tertib saja. Demonstrasi itu memang dibuat undang-undangnya, karena demo itu tidak bisa dilarang."

Heran Formula E Digelar di Monas, Megawati: Gubernur DKI Tahu Apa Tidak Itu Cagar Budaya?

"Kedua, memang bagus dalam negara demokrasi."

"Memang kenapa? Bagus, saya dukung," kata Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020).

Sebelumnya, Ketua Media Center Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin mengklaim, unjuk rasa 'Aksi 212 Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI' akan dihadiri 100 ribu orang.

Jengkel Anak Pejabat Dipaksa-paksa Maju Pemilu, Megawati: Ngapain Sih? Kayak Tidak Ada Orang

"Insyaallah besok 100 ribu lebih massa," kata Novel kepada Tribunnews, Kamis (20/2/2020).

Dia juga menuturkan, persiapan yang dilakukan untuk unjuk rasa juga hampir final.

Sehingga, besok pagi, kata Novel, mereka telah siap memadati ruas jalan-jalan ibu kota.

SETELAH 18 Kali Curi Motor dan Menjualnya di Kampung Ambon, Dua Pria Ini Akhirnya Dibekuk Polisi

"Besok kita akan laksanakan sesuai apa yang direncanakan," jelasnya.

Rencananya, Novel menyatakan, pihaknya akan berunjuk rasa di depan tempat kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Namun jika tidak diperbolehkan, mereka akan terpusat di dekat Patung Kuda Arjuna Wiwaha.

Agar Tak Abal-abal, Calon Kepala Daerah yang Diusung PDIP Cuma Punya Visi Misi dari Partai

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved