Berita Video

VIDEO: WNA Kamerun Otaki Penipuan Modus Bisa Gandakan Dolar AS

menunjukan kepada calon korban bahwa uang mereka dari 10 dolar bisa menjadi 30 dolar atau 100 dolar menjadi 300 dolar amerika

VIDEO:  WNA Kamerun Otaki Penipuan Modus Bisa Gandakan Dolar AS
Warta Kota
konpers ungkap kelompok penipuan diotaki WNA Kamerun di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/2/2020). 

Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk 4 pelaku kelompok penipuan dan penggelapan dengan modus menawarkan penggandaan uang dolar Amerika Serikat atau US Dollar dalam 10 jam, kepada korban.

Empat pelaku yang dibekuk adalah DG (36) alias Ramses, warga negara asing (WNA) asal Kamerun, lalu S alias Sam (42), AMY (50) dan VL (47) alias Leo.

Keempatnya ditangkap satu persatu di Jalan Salemba, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 5 Februari 2020.

Kelompok ini diotaki oleh DG, WNA asal Kamerun.

Sebelumnya mereka berhasil menipu korbannya EAI, hingga mengalami kerugian sebanyak 10.000 US Dollar atau sekira Rp 140 Juta, di Hotel Arafena, Senen, Jakarta Pusat, Kamis 30 Januari 2020 lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan kelompok ini berbagi peran dalam mengelabui korbannya, dengan berdalih bahwa mereka dapat menggandakan uang dolar Amerika Serikat hingga 30 kali lipat.

"Mereka menunjukkan video bagaimana uang dollar bisa berlipat ganda. Ini untuk meyakinkan korbannya," kata Yusri dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/2/2020).

Selain itu kelompok ini juga mendemonstrasikan kepada calon korban bagaimana uang dollar mereka bisa berlipat ganda.

"Jadi mereka juga bermodal uang dolar Amerika. Dengan menunjukan kepada calon korban bahwa uang mereka dari 10 dolar bisa menjadi 30 dolar atau 100 dolar menjadi 300 dolar amerika," kata Yusri.

Bahkan kata Yusri mereka juga menyediakan fasilitas hotel kepada korban yang mau uang US Dollarnya digandakan. Yakni dari 10.000 US Dollar dijanjikan akan digandakan menjadi 300.000 US Dollar.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved