Breaking News:

Geng Motor

Pelaku Tawuran di Cempaka Putih yang Tewaskan Pedagang Pecel Lele Ternyata Geng Motor, Ini Motifnya

TAWURAN di Cempaka Putih pada Minggu (16/2/2020) lalu, ternyata aksi komplotan geng motor.

Warta Kota/Joko Supriyanto
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto memberikan keterangan terkait pengungkapan kasus tawuran geng motor di Cempaka Putih. 

Ia dilukai saat berusaha membubarkan aksi keributan itu.

Korban berinisial TW ini pun akhirnya tewas saat dilakukan perawatan medis di rumah sakit, setelah mengalami lupa sabetan senjata tajam.

Wanita Belanda Cari Orang Tua Kandung di Jelambar, Nama Jalan yang Ia Maksud Kini Sudah Jadi Gang

Menurut Heru, pelaku menyerang siapa pun yang berusaha menghalangi aksi mereka.

"Mereka tidak melihat, melerai atau tidak yang mereka lihat itu musuh."

"Jadi eksistensi mereka apabila melakukan kejahatan berupa membacok atau kriminal, adalah tujuan dia (pelaku) bahwa mereka kelompok yang kuat," jelasnya.

Cekcok dengan Pacar, Pria Ini Bunuh Diri Terjun dari Flyover Senen

Heru mengungkapkan, kelompok geng motor ini sudah memiliki anggota yang cukup banyak.

Mereka yang bergabung harus memberikan eksistensinya kepada kelompok lain, yaitu dengan melakukan penyerangan.

"Mereka cukup banyak. Kalau pengakuan dari mereka siapa bergabung silakan."

Pramono Anung Mengaku Bercanda Larang Jokowi Berkunjung ke Kediri, ke Afganistan Saja Berani

"Terus mereka memang menunjukkan anarkisnya."

"Mereka dengan begitu beranggapan bisa merekrut orang atau kelompok geng semakin besar," paparnya.

Halaman
1234
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved