Breaking News:

Virus Corona

Setelah Digeser Isu Trenggiling, Penyebab Virus Corona Kembali ke Kelelewar, Tapi Begini Jalurnya

Setelah Digeser Trenggiling, Penyebab Virus Corona Kembali ke Kelelewar, Tapi Begini Jalurnya

Editor: Wito Karyono
The Sun
Sup kelelawar dilaporkan sebagai hidangan yang tidak umum, tapi populer terutama di Wuhan, di mana virus tersebut diketahui berasal. Hewan ini kembali diisukan sebagai penyebab virus corona namun dari jalur lab penelitian di Wuhan. 

Virus Corona yang awalnya disebut berasal dari pasar hewan eksotis rupanya tidak berasal dari tempat tersebut.

Namun, jalurnya mungkin berasal dari daerah sekitar pasar hewan Huanan, China.

Telah dituduh jadi sumber virus Corona, kelelawar disalahkan sembari orang China disalahkan memiliki pilihan makanan yang terlalu ekstrim.

Trenggiling direbus hidup-hidup
Trenggiling direbus hidup-hidup (World Animal Protection via Metro)

Meski begitu, ada pendapat jika kelelawar dan ular bukan penyebab virus Corona, justru mamalia bertempurung, trenggiling, disebut menjadi penyebab virus Corona.

UPDATE, Pasien Virus Corona di 29 Negara, Terinfeksi 71.230 dan yang Sembuh 10.435 Orang

Pertama Kali Virus Corona Dinyatakan Ada di Afika, Mesir Menjadi Negara ke-27 Kasus Virus Corona

Kini, ahli virus yang telah publikasikan jurnal penelitian berjudul "The possible origins of 2019-nCoV coronavirus" di Research Gate, Botao Xiao dan Lei Xiao mengklaim jika sumber virus Corona adalah kelelawar.

Sup kelelawar dilaporkan sebagai hidangan yang tidak umum, tapi populer terutama di Wuhan, di mana virus tersebut diketahui berasal.
Sup kelelawar dilaporkan sebagai hidangan yang tidak umum, tapi populer terutama di Wuhan, di mana virus tersebut diketahui berasal. (The Sun)

Namun, bukan kelelawar yang dijual di pasar hewan Huanan, melainkan dari Pusat Penelitian dan Penanganan Penyakit Wuhan yang jaraknya hanya 280 meter.

Mereka mengklaim jika pusat penelitian tersebut menyimpan hewan di laboratorium untuk tujuan penelitian.

5 Info Hokas Soal Virus Corona, Dari Makan Bawang Putih Sampai Kebocoran Laboratorium di Wuhan

Hewan-hewan tersebut diduga termasuk 605 kelelawar yang ditangkap di provinsi Hubei dan Zhejiang.

Selanjutnya, penelitian tersebut menyebut seorang peneliti di pusat penelitian bernama JH Tian sekali diserang oleh kelelawar dan darah kelelawar tersebut ada di kulitnya.

Tian selanjutnya mengkarantina dirinya sendiri selama 28 hari setelah kelelawar juga mengencinginya.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved