Rabu, 22 April 2026

Kongres PAN

Ricuh di Kongres PAN Terus Berlanjut, Kursi pun Melayang

KONGRES V Partai Amanat Nasional (PAN) berlangsung ricuh. Para peserta saling serang. Saling lempar kursi pun tak terhindarkan.

TRIBUNNEWS/DENNIS DESTRYAWAN
Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) berlangsung ricuh, Selasa (11/2/2020). Para peserta saling serang. Saling lempar kursi pun tak terhindarkan. 

Sejumlah tokoh senior PAN hadir dalam acara pembukaan Kongres ke-5 PAN, yakni Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN Soetrisno Bachir, Ketua Umum Zulkifli Hasan, Hatta Rajasa, serta para Calon Ketua Umum, yakni Asman Abnur dan Dradjad Wibowo.

Turut hadir mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Zulkifli Hasan alias Zulhas sempat menyinggung kehadiran Sandiaga Uno. Bahkan, Zulhas menyebut Sandiaga sebagai wakil presiden yang tertunda.

Diduga Kecanduan Game Online, Anak Tusuk Leher, Tangan, dan Perut Ibu Kandung

"Wapres kita yang kemarin. Mudah-mudahan Wapres yang tertunda karena masih muda," ujar Zulhas di atas panggung acara pembukaam Kongres ke-5 PAN, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (10/2/2020).

Dalam sambutannya, Zulhas mengatakan kompetisi antar calon ketua umum adalah hal yang biasa.

Tapi setelah pemilihan usai, PAN harus bersatu kembali.

KRONOLOGI Istri Chrisye Meninggal, Mengeluh Pusing Saat Sedang Makeup

"Kompetisi tidak memisahkan kami. Memang kadang-kadang kompetisi keras," ujar Zulhas.

Seusai memberikan sambutan, Zulhas beserta tokoh PAN, Soetrisno Bachir, Hatta Rajasa, Asman Abnur, Dradjad Wibowo, dan Sandiaga Uno, memainkan alat tiup bambu di hadapan puluhan ribu warga Kendari, sebagai tanda dimulainya Kongres ke-5 PAN. (Dennis Destryawan)

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved