Kongres PAN

Kongres PAN Berdarah-darah, Pintu Kaca Hotel Pecah, Polisi Turun Tangan

SUASANA Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) memanas, membuat beberapa kader partai terluka.

Kongres PAN Berdarah-darah, Pintu Kaca Hotel Pecah, Polisi Turun Tangan
Tribunnews.com
Bendera Partai Amanat Nasional. 

SUASANA Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) memanas, membuat beberapa kader partai terluka.

Tim Dokter Polda Sulawesi Tenggara terlihat sibuk mengobati mereka yang terluka.

Kericuhan diawali permintaan kubu Mulfachri Harahap agar ruang sidang Kongres V di lantai 2 Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, steril dari yang tidak memiliki hak suara memilih calon ketua umum.

Ricuh di Kongres PAN Terus Berlanjut, Kursi pun Melayang

Berdasarkan pantauan di lokasi, ada kelompok peserta yang menginginkan sidang tetap dilanjutkan.

Sementara, ada sekelompok peserta yang meminta agar orang-orang yang bukan peserta, keluar dari ruang sedang.

"Yang bukan peserta, keluar!" begitu teriakan yang terdengar dari area luar.

Larangan Pemakaian Ganja untuk Kesehatan Bakal Digugat ke MK

Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee/OC) Kongres PAN Eko Hendro Purnomo meminta agar segenap peserta sidang kembali tenang agar sidang dapat dilanjutkan.

"Pak, duduk Pak," kata Eko.

Namun, perdebatan antar-pendukung terus terjadi, hingga ricuh tak terbendung.

Pemprov DKI Ingin Larang Ondel-Ondel untuk Mengamen, Sejarawan Ingatkan Kejadian Tahun 1950-an

Kursi-kursi melayang, sampai mengenai sejumlah kader. Kepala mereka mengucurkan darah. Pintu kaca hotel pecah.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved