Kriminalitas

Pesan Buya Hamka Dinilai Relevan dalam Kasus Politisi Kontroversial yang Menjebak Prostitusi Online

Sejumlah kalangan mendorong penyelesaian kasus politisi Partai Gerindra, AR, yang kasusnya menjadi buah bibir.

Pesan Buya Hamka Dinilai Relevan dalam Kasus Politisi Kontroversial yang Menjebak Prostitusi Online
Istimewa
Aboebakar Alhabsyi menyatakan, kasus Jiwasraya adalah persoalan yang besar, sehingga perlu hak angket. 

Sejumlah kalangan mendorong penyelesaian kasus politisi Partai Gerindra, AR, yang kasusnya menjadi buah bibir.

Soalnya dia terungkap telah menjebak pelaku prostitusi online dan berkilah, tidak melakukan apa pun karena kondom yang dia bawa masih utuh.

Sementara korban yang merupakan pelaku prostitusi online ditetapkan sebagai tersangka menyatakan hal mengejutkan, sehingga kasus tersebut terus bergulir semakin kencang.

Sejumlah pihak menunjuk pada pernyataan Buya Hamka terkait dengan pengaduan yang disampaikan kepada dirinya.

Orang tersebut mengadu kepada Buya Hamka, dirinya mengetahui ada prostitusi di Mekkah, sementara Buya Hamka menjawab, di Las Vegas tidak ditemukan prostitusi.

"Orang akan menemukan apa yang dia cari," kata Buya Hamka, sehingga menyadarkan orang tersebut.

Sejumlah pihak mendorong Majelis Kehormatan Dewan (MKD) untuk segera mengungkap kasus tersebut.

"Pada prinsipnya, MKD akan bertindak secara profesional, kita akan tegak lurus."

"Siapa pun yang melanggar kode etik akan kita proses sesuai dengan ketentuan yang ada." kata Ketua MKD DPR RI, Aboebakar Alhabsyi di Jakarta, Jumat (7/2/2020).

Menurut dia, dalam soal AR, MKD menyatakan, siap menerima laporan dan menindaklanjutinya karena semua anggota harus diperlakukan sama dalam berproses di MKD.

Halaman
1234
Penulis: Gede Moenanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved