Kamis, 14 Mei 2026

TIPS Hindari Kejahatan Modus Hipnotis, Kuncinya Cuma Satu

10 wanita lanjut usia (lansia) yang masih satu RT di Bekasi, diduga menjadi korban bermodus hipnotis.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam |

Biasanya, sambung Luthvi, dalam dunia hipnotis itu ada pancingan pertanyaan yang arahnya menjawab iya sebagai tanda menyetujui.

"Kalau dilihat kasus itu, sebelumnya pasti ada pancingan pertanyaan."

"Biasanya ada tujuh pertanyaan, dan jika dijawab iya, ketujuh itu akan membuat orang itu masuk ke dunia hipnotis itu," bebernya.

Dalam Waktu Dekat Persija Bakal Kenalkan Pemain Baru Lagi, Osvaldo Haay?

Ia menegaskan, ada kata kunci agar terhindar dari hipnotis itu. Yakni, asal korban mau.

Soal mau atau tidak, bisa direkayasa dari kata-kata.

Sebelumnya, 10 wanita lanjut usia (lansia) di Perumnas 1, RT 01 RW 03 Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, diduga menjadi korban hipnotis.

600 WNI Mantan ISIS Bakal Dipulangkan, Polri akan Lakukan Langkah-langkah Ini

Korban kehilangan perhiasan dengan total senilai Rp 70 juta.

Luthvi Rachman, ahli hipnoterapi, menyarankan jangan menggeneralisir semua tindakan kejahatan semacam itu sebagai hipnotis.

Sebab, banyak ilmu lain yang digunakan tindakan kejahatan seperti itu.

 Tak Dianggap di Pertemuan Dunia, Luhut Panjaitan Ingin Indonesia Punya Senjata Nuklir

"Jadi yang perlu diketahui enggak semua kejahatan itu hipnotis."

"Jangan digeneralisir, itu kan bisa ilmu gendam, sirep, atau lainnya,"kata Luthvi saat dihubungi Wartakotalive, Rabu (5/2/2020).

Luthvi menyayangkan banyak masyarakat yang salah kaprah soal hal tersebut.

 Bukan TikTok, Ini Perusahaan yang Bakal Jadi Sponsor Utama Liga 1 2020

Sebab, melakukan hipnotis tidak semudah orang yang menggunakan ilmu gendam maupun sirep.

"Sebetulnya itu salah kaprah kebanyakan."

"Kalau hipnotis itu seperti sebuah pisau. Kalau yang pakai ibu-ibu akan jadi makanan enak."

 2 Kelompok Curanmor Saling Todong Pistol Gegara Rebutan Wilayah, Dibekuk Saat Cari Mangsa Baru

"Kalau yang pakai orang enggak benar bisa berakibat buruk," terangnya.

Luthvi kembali menegaskan tindakan kejahatan menggunakan cara hipnotis bisa terjadi, akan tetapi sangat jarang dan tak semudah itu untuk dilakukan.

"Kecuali ilmu lain yang serupa digunakan hal kejahatan."

Sumber: WartaKota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved