Cawagub DKI
NasDem Belum Tentukan Sikap Soal Dua Kandidat Cawagub DKI
Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Nova Harivan Paloh menyambut kedatangan kandidat Cawagub DKI dari PKS Nurmansjah Lubis, Rabu (5/2/2020).
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh menyambut kedatangan kandidat Cawagub DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis, Rabu (5/2/2020).
Kedatangan Nurmansjah ke sana ditemani Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Mohamad Arifin, Wakil Ketua II Fraksi PKS DPRD DKI Khoirudin, Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Achmad Yani dan anggota Fraksi PKS DPRD DKI Umi Kalsum.
Nova mengaku, partainya belum menentukan sikap politik terhadap dua kandidat Cawagub DKI yang mendatangi kantornya.
Kata dia, hal itu perlu dikomunikasikan dengan DPP Partai NasDem.
“Dari kami masih berproses untuk penentuan memilih Wagub akan kami rapatkan dengan DPP,” ujar Nova di kantornya pada Rabu (5/2/2020).
• CURHATAN Ririn Ekawati Setelah Suami Meninggal Bukan Cerai, Terima Takdir Pernikahannya Selesai
• SBY Dituding Terlibat Skandal Jiwasraya, Rachland Nashidik : Erick Thohir Sudah Mahir Politrik
• Kabar Perhiasan Rp 2 Miliar Lina Zubaedah Hilang, Sule: Di Sini Saya Sudah Mantan
• Pemuda Selingkuh dengan Wanita Bersuami di Kamar, Kepergok di Kolong Kasur Lalu Tewas Diamuk Warga
Sejauh ini, kata dia, belum ada instruksi dari tingkat DPP NasDem mengenai dua sosok yang dicalonkan.
Adapun dua sosok itu adalah Ahmad Riza Patria dari Gerindra dan Nurmansjah Lubis dari PKS.
“Bagi kami Cawagub DKI ini dapat mendampingi Gubernur untuk menangani solusi-solusi yang ada di Jakarta, seperti banjir dan macet,” katanya.
Selain itu, Kegiatan Strategis Daerah (KSD) DKI Jakarta yang telah dirancang juga harus diselesaikan dengan baik.
• Kisah Cinta Segitiga Si Doel Berakhir, Ini yang Akan Dilakukan Aktor dan Politisi Rano Karno
“Tadi kami ketemu hanya ngobrol santai-santai saja sekadar silaturahmi untuk memperkenalkan Cawagub dari PKS,” ungkapnya.
Sementara itu Nurmansjah Lubis mengaku tidak menjanjikan sesuatu apabila terpilih menjadi Wagub DKI.
Menurut dia, sosok Wagub hasil Pergantian Antar Waktu (PAW) melanjutkan program visi-misi yang telah disusun pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada 2017 lalu.
“Nggak ada yang kami janjiin, yah bagaimana membangun Jakarta saja lah. Yah kan, yang penting setiap anggota dewan yang memilih ingin supaya Jakarta itu berjalan pada jalur yang sudah ada,” katanya.
• Polres Jakarta Barat Kantongi Identitas Perampok Berpistol di Jelambar, Akan Segera Tangkap Pelaku
“Lalu menginginkan bagaimana kepatuhan terhadap regulasi, kemudian terbebasnya belanja dari aksi korupsi, pelaksanaan kegiatan anggaran efisien, efektif dan hemat menuju sasaran,” ujarnya. (faf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/nova-h-paloh.jpg)