Berita Depok
Didatangi Pengantin yang Tertipu Hingga Rp 65 Juta, Pemilik Wedding Organizer: Ada Apa Ya?
Awalnya, Isnaini mengaku dirinya mengetahui WO Pandamanda dari jejaring media sosial Instagram (IG).
Penulis: Vini Rizki Amelia |
ISNAINI (25) tak menyangka hari bersejarah dalam hidupnya berakhir ambyar.
Bagaimana tidak? Setelah mengeluarkan uang puluhan juta untuk pesta pernikahannya dengan wanita pujaan, dirinya harus menelan pil pahit.
Bayangan pesta indah nan bahagia harus terselip kesedihan, lantaran merasa ditipu oleh Wedding Organizer (WO) Pandamanda milik Anwar (32).
• Tak Dianggap di Pertemuan Dunia, Luhut Panjaitan Ingin Indonesia Punya Senjata Nuklir
Awalnya, Isnaini mengaku dirinya mengetahui WO Pandamanda dari jejaring media sosial Instagram (IG).
Ketika itu, WO Pandamanda menawarkan jasa panitia pernikahan dengan biaya murah.
Isnaini mengaku tertarik dan memutuskan menggunakan WO Pandamanda, untuk mengurus segala macam persiapan pernikahannya.
• Bukan TikTok, Ini Perusahaan yang Bakal Jadi Sponsor Utama Liga 1 2020
"Iklan instagram itu kan menawarkan iklan yang menarik."
"Jadi, enggak pernah ada pikiran yang negatif," kata Isnaini saat dihubungi Wartakotalive, Selasa (4/2/2020).
Karena percaya terhadap WO itu, Isnani pun memesan jasa untuk pernikahan pada 2 Febuari 2020.
• 2 Kelompok Curanmor Saling Todong Pistol Gegara Rebutan Wilayah, Dibekuk Saat Cari Mangsa Baru
"Saya dan calon istri ketika itu memang sengaja pilih tanggal cantik."
"Karena pas kebetulan memang ada di tahun rencana kami menikah."
"Makanya saya pilih tanggal 02.02.2020," jelas Isnaini.
• Berharap Proyek Revitalisasi Monas Kembali Dilanjutkan, Sekda DKI: Mau Dipercantik Kok Rumit Loh
Rencana tinggal lah rencana, harapan keindahan dan memori tak terlupakan ternyata benar-benar terjadi.
Sayangnya, bukan yang seperti diimpikan kedua pasangan yang kini telah resmi menyandang status suami istri itu.
Melainkan rasa malu akibat ulah orang yang tak bertanggung jawab, yang tega menghancurkan impian yang dibangun sejak lama.
• Polisi Ogah Perpanjang Pernyataan Luthfi Alfiandi yang Mengaku Disetrum, Kondusivitas Jadi Prioritas