Satu Penyidik KPK Dilarang Berkantor dan Belum Digaji, Katanya Sudah Dikembalikan tapi Polri Bantah

SALAH satu penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan tak diberi akses masuk ke Gedung Merah Putih.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016). 

SALAH satu penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan tak diberi akses masuk ke Gedung Merah Putih.

Bahkan, penyidik bernama Rossa itu disebut tak lagi diberi gaji oleh KPK.

Kompol Rossa merupakan salah satu penyidik yang menangani kasus dugaan suap pergantian antar-waktu (PAW) yang menyeret eks caleg PDIP Harun Masiku dan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Wanita Penghina Wali Kota Surabaya Ogah Buka Pintu dan Matikan Lampu Rumah Saat Didatangi Polisi

Kini status Kompol Rossa tidak jelas.

Dia tak ditarik ke Polri, namun tak bisa mengakses masuk ke ruang kerjanya di KPK.

Bahkan, selain tak diberi akses izin masuk Gedung KPK, Rossa juga dikabarkan sudah tak diizinkan mengakses e-mailnya sebagai pegawai KPK.

Kadernya Usulkan Ekspor Ganja, PKS Klaim Jadi Satu-satunya Fraksi di DPR yang Rutin Gelar Tes Urine

"Selain itu, Rossa juga enggak bisa akses e-mail kantor dan gaji bulan (Februari) ini," kata seorang sumber kepada Tribunnews, Rabu (5/2/2020).

Ketua KPK Firli Bahuri lantas meluruskan polemik soal Rossa.

Ia mengatakan Rossa bukan lagi bagian dari KPK.

Sebelum Wafat Gus Solah Mimpi Bertemu Gus Dur dan Dapat Banyak Ucapan Selamat

Maka dari itu, tak ada upaya penghalangan Rossa untuk masuk ke dalam Gedung Merah Putih.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved