Breaking News:

OTT KPK

Soal Delay Data Harun Masiku, Yasonna Laoly: Saya yang Mundur Kalau Dirjen Imigrasi Tidak Salah

Yasonna Laoly menyatakan siap mundur, jika pihak Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi tidak bersalah atas kekeliruan data perlintasan Harun Masiku.

TRIBUNNEWS/ILHAM RIAN PRATAMA
Yasonna Laoly di Gedung Kemenkumham, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019). 

Ditambah lagi, terjadi kekeliruan data perlintasan tersangka KPK Harun Masiku.

Maka itu, tegas dia, harus ada yang bertanggung jawab atas kejadian itu.

JELASKAN Insiden Petugas KPK Ditahan di PTIK kepada Komisi III, Kapolri Bawa-bawa Nama Maruf Amin

Selain itu, kata dia, pernyataannya mengenai keberadaan Harun Masiku pada 16 Januari 2020 lalu berdasarkan informasi dari Imigrasi.

"Kalau saya enggak percaya Dirjen menyampaikan dan direktur TI, siapa lagi yang saya percaya?"

"Mosok saya pergi ke Bandara Soekarno-Hatta sana untuk cek kenapa bisa begitu?"

Pemprov DKI Ingin Pengunjung Merasakan Monas Seperti Menara Eiffel

"Saya kan percaya kepada data," tegasnya.

Maka itu, lanjutnya, harus ada yang bertanggung jawab atas kejadian itu.

Karena itu, Yasonna harus mengambil keputusan agar Direktur Sistem dan Teknologi Informasi (Dirsistik) Keimigrasian Alif Suadi dan Dirjen Imigrasi Ronny Sompie difungsionalkan.

Hari Ini Luthfi Alfiandi Divonis, Kuasa Hukum Berharap Hakim Bebaskan Kliennya

Ini tidak lain agar tidak ada konflik kepentingan dalam melacak alasan delay data di bandara F terminal 2 terkait kepergian buronan KPK Harun Masiku.

Unuk itu, Yasonna juga membentuk tim independen agar bisa memeriksa persoalan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved