Kobe Bryant Meninggal

Terungkap Pesan Terakhir Kobe Bryant yang Disampaikan Tracy McGrady Tentang Mati Muda dan Jadi Abadi

Terungkap pesan terakhir dan salam perpisahan Kobe Bryant sudah pernah disampaikan sebelumnya kepada sesama bintang NBA, Tracy McGrady, yang menangis.

Terungkap Pesan Terakhir Kobe Bryant yang Disampaikan Tracy McGrady Tentang Mati Muda dan Jadi Abadi
Daily Mail US
Kobe Bryant menulis dalam bukunya, Mamba Mentality: Melawan Tracy McGrady adalah pertandingan tersulit yang pernah saya lakukan dalam karier saya, ia bisa melakukan segala hal dengan menghalangi saya dalam pertandingan yang berat. 

"Aku ingin mati muda, aku ingin menjadi abadi dan mempunyai karier yang lebih baik dari pada karier Michael Jordan dan karena itu, aku ingin mati muda," kata Tracy McGrady menirukan suara Kobe Bryant.

Tracy McGrady menilai keinginan Kobe Bryant itu sangat mengerikan dan tidak pernah terbayangkan kalau keinginan itu menjadi kenyataan.

"Dan, aku hanya berpikir, dia sangat gila karena mengatakan itu."

"Dan, ketika aku mendapat berita, kemarin, aku tidak bisa mempercayainya," katanya sambil menangis.

Dalam unggahan ESPN, Tracy McGrady mengenang putri Kobe Bryant, yang sangat dicintainya seperti anaknya sendiri, Gianna, yang tumbuh sebagai bintang basket putri.

"Dia istimewa."

"Dia tumbuh dengan dibentuk dan diciptakan seperti Kobe."

"Aku datang hanya untuk menonton permainannya, sama seperti menonton Kobe muda."

Tracy McGrady, yang emosional tidak bisa membendung perasaannya, saat dia mengingat Gigi dan terhubung kembali dengan Kobe melalui anak-anak mereka.

KObe Bryant dan keluarganya yang berbahagia dan putrinya yang tumbuh sebagai bintang basket bernama Gigi alias Gianni.
Kobe Bryant berfoto bersama istrinya Vanessa Bryant dan putrinya Natalia Diamante Bryant (paling kiri), Gianna Maria-Onore Bryant (paling kanan), dan Bianka Bella Bryant. Kobe Bryant dan keluarganya yang berbahagia dan putrinya yang tumbuh sebagai bintang basket bernama Gigi alias Gianna. (Daily Mail US)

Legenda NBA, Kobe Bryant dan delapan orang korban lainnya dilaporkan tewas, yang terjadi saat helikopter yang mereka tumpangi menabrak lereng bukit pada hari Minggu pagi.

Pilot, Ara Zobayan, 50, sedang menerbangkan pesawat, ketika dilaporkan capung besi itu jatuh dan meledak, dari ketinggian hampir 500 kaki dalam 15 detik, sebelum menabrak dan membunuh Bryant, 41, bersama dengan putrinya, Gianna, 13, John Altobelli, 56, istrinya, Keri, dan putri mereka Alyssa.

Kecelakaan itu juga menewaskan Payton Chester dan ibunya, Sarah, serta Christina Mauser.

Tracy McGrady yang emosional mengatakan, komentar yang dibuat Bryant tentang kematian di masa muda itu diucapkan, sebelum dia memiliki anak seperti Gianna.

Pernyataan itu memang terus menghantui Tracy McGrady karena khawatir sahabatnya akan mengakhiri hidupnya di usia muda.

Tracy McGrady meyakini, setelah dikaruniai anak secantik Gianna, keinginan Kobe Bryant untuk mati muda pasti berubah.

Tracy McGrady menyatakan:

"Begitu dia punya anak, dia tidak memiliki pola pikir untuk mati muda dan menjadi abadi seperti itu."

Dia mengatakan, Kobe Bryant telah membantunya melewati musim pertamanya sebagai pemain yang bersaing di lapangan basket, seraya menjelaskan:

"Saya, dulu, tinggal di rumahnya."

"Saya hanya ingat, saat saya berjalan melewati pintu-pintu itu, itu adalah ikatan instan."

“Dua tiga musim pertama saya, saya mungkin tidak akan berhasil melewati musim-musim itu jika bukan karena Kobe Bryant karena dia datang, setahun sebelum saya."

"Saya biasa memanggil dan bersandar padanya untuk nasihat, sepanjang waktu dan dia akan memberi saya nasihat itu karena kami adalah saudara," kata Tracy McGrady dengan mata berkaca-kaca.

Tracy McGrady, kanan, memeluk Kobe Bryant, kiri, sebelum kompetisi Radio Shack Shooting Stars, yang dilakukan selama NBA ajang All-Star Weekend di Toyota Center pada Februari 2008.
Tracy McGrady, kanan, memeluk Kobe Bryant, kiri, sebelum kompetisi Radio Shack Shooting Stars, yang dilakukan selama NBA ajang All-Star Weekend di Toyota Center pada Februari 2008. (Daily Mail US)

Tentang putri Kobe, Gianna, yang dikenal sebagai orang yang dicintai dan dipanggi sebagai Gigi, Tracy McGrady berkata:

"Kami dipersatukan kembali karena anak-anak kami dan melatih anak-anak kami."

“Dia memperhatikan anak-anakku bermain adalah hal terbaik."

"Dan, saya akan duduk di sana dan menonton Gigi sebelum pertandingan."

"Aku naik dan aku memeluk Gigi dan mengatakan padanya, pergi ke sana dan tumpas lawanmu dan dia seperti berkata, jangan khawatir tentang itu, aku paham."

'Dan, dia istimewa, dia dibangun seperti Kobe."

"Menyaksikan permainannya adalah seperti menonton Kobe muda."

"Itu tampak seperti ayahnya di luar sana."

"Dia tidak akan mendapatkan kesempatan itu, dia tidak akan mendapatkan kesempatan itu untuk melanjutkan warisan itu. Ini sulit."

Uang Rp 50 Juta untuk Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan Hanya Cukup untuk Kebutuhan Selama Dua Hari

Dalam peristiwa kecelakaan itu, ketika menabrak tanah, helikopter itu terbang sekitar 184 mph dan turun dengan kecepatan lebih dari 4.000 kaki per menit, seperti data yang menunjukkan.

Helikopter itu jatuh di Calabasas, sekitar 30 mil barat laut pusat kota Los Angeles.

Helikopter Kobe Bryant itu hanya 17 mil dari tujuannya, Akademi Olahraga Mamba, ketika kecelakaan itu terjadi.

Ribuan penggemar, banyak yang memakai kaus Kobe Bryant dan menyebut namanya, mereka berkumpul di luar Staples Center di pusat kota Los Angeles, markas LA Lakers dan situs Grammy Awards, hari Minggu, tempat Kobe Bryant dikenang dan dihormati.

Payton Chester (kiri), juga tewas dalam kecelakaan itu bersama ibunya Sarah Chester (kanan)

Di antara mereka yang tewas dalam kecelakaan itu adalah John Altobelli, 56, pelatih kepala lama dari tim bisbol Orange Coast College California Selatan; istrinya, Keri; dan putrinya, Alyssa, yang bermain di tim bola basket yang sama dengan putri Kobe Bryant, kata saudara laki-laki Altobelli, Tony, yang merupakan direktur informasi olahraga di sekolah.

Pilot diidentifikasi sebagai Ara Zobayan.

Dia twas dalam kecelakaan tragis itu bersama Christina Mauser (bersama suaminya, Matt), yang merupakan seorang pelatih bola basket perempuan di sekolah dasar terdekat.

Kone Bryant adalah salah satu pemain yang paling populer dan mewarnai wajah juara NBA, dengan 16 kali LA Lakers menjadi juara.

Ayah dari empat anak itu pensiun pada tahun 2016 sebagai pencetak angka terbanyak ketiga dalam sejarah NBA, yang menyelesaikan dua dekade bersama LA Lakers sebagai pembuat tembakan paling produktif yang mencapai sasaran dengan permainan serba bisa dalam menyerang dan bertahan yang menawan dan etika persaingan tanpa henti.

Dia memegang tempat itu di peringkat pencetak gol liga sampai Sabtu malam, ketika LeBron James, yang juga pemain LA Lakers melewatinya, untuk menduduki tempat ketiga, selama pertandingan di Philadelphia, kota kelahiran Kobe Bryant.

Bryant adalah pemain paling berharga atau peraih Most Valuable Player (MVP) liga pada 2008 dan dua kali meraih gelar juara NBA.

Dia bekerja sama dengan Shaquille O'Neal dalam pertemanan yang mudah membara untuk memimpin LA Lakers meraih gelar NBA berturut-turut pada tahun 2000, 2001, dan 2002.

Dia kemudian memenangkan dua gelar lagi pada tahun 2009 dan 2010.

Kobe Bryant menulis testimoni dalam bukunya, Mamba Mentality.

"Melawan Tracy McGrady adalah pertandingan tersulit yang pernah saya lakukan dalam karier saya, ia bisa melakukan segala hal dengan menghalangi saya dalam pertandingan yang berat."

Penulis: Gede Moenanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved