Sabtu, 25 April 2026

Berita Internasional

Seekor Babi Dipaksa Bungee Jumping Ketinggian 68 Meter, Taman Hiburan Ini Dikecam dan Disebut Kejam

Adanya seekor babi dipaksa bungee jumping ketinggian 68 meter menuai kecaman warga dan berbagai pihak, hingga viral di media sosial (medsos).

Editor: PanjiBaskhara
istimewa
Ilustrasi - Adanya seekor babi dipaksa bungee jumping ketinggian 68 meter menuai kecaman warga dan berbagai pihak, hingga viral di media sosial (medsos). 

Adanya seekor babi dipaksa bungee jumping ketinggian 68 meter menuai kecaman warga dan berbagai pihak.

Diketahui, adanya seekor babi dipaksa bungee jumping tersebut terjadi di Taman Hiburan di Chongqing China.

Bahkan, sebuah atraksi seekor babi melakukan bungee jumping tersebut menjadi viral di media sosial (medsos).

Berikut ini video seekor babi bungee jumping di taman hiburan hingga menuai kecaman warga dan berbagai pihak.

Penyakit Demam Babi Afrika Dipastikan Biang Matinya Ribuan Babi di Sumut, Gubernur Butuh Keabshan

Penjualan Ikan di Medan Anjlok Diduga Gara-gara Pembuangan Bangkai Babi di Sungai

Seorang Lansia Kaget Pengasuhnya Tewas Diterkam Babi Liar di Halaman Rumah, Tubuhnya Penuh Luka

Ternyata, seekor babi dipaksa melakukan bungee jumping pada ketinggian 68 meter untuk mempromosikan atraksi baru tersebut.

Taman hiburan yang dikenal sebagai MeiXin Village of Wine ini melakukan hal tersebut untuk hiburan para pengunjung.

Namun, mereka kemudian mendapat banyak kritikan setelah video tersebut beredar secara online.

Dalam video, kaki babi tersebut terlihat diikat dan dibawa ke atas menara bungee dengan sebatang kayu sebagai penyangga.

Lalu, babi itu diterjunkan dari ketinggian 68 meter.

Menurut kabar dari Oriental Daily, staf taman hiburan itu mengatakan bahwa babi tersebut terlihat tenang sebelum dan setelah melakukan lompatan bungee; dan menurutnya nggak mengalami trauma.

Taman Hiburan Tuai Kritikan Setelah Paksa Seekor Babi Lakukan Bungee Jumping (Facebook/Lianhe Wanbao)

“Ketika aku mendorongnya ke bawah, ia sangat tenang. Ketika membawanya ke atas, ia juga tenang karena tak bereaksi," ujar staf tersebut menjelaskan kondisi si babi.

Video ini pun langsung memicu reaksi keras dari berbagai pihak dan menyebut taman hiburan itu telah melakukan kekejaman terhadap hewan.

Awalnya, pihak taman hiburan mengatakan bahwa hal itu sebenarnya bukan kekejaman terhadap hewan, tetapi cuma "eksperimen".

Setelah menerima banyak kritikan dari masyarakat, pihak taman hiburan akhirnya mengakui apa yang mereka lakukan adalah salah dan berjanji untuk memperbaiki diri.

Sumber: Hai
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved