Berita Bogor

UPDATE Penambangan dan Penebangan Liar Penyebab Bencana di Kab Bogor

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor segera mengambil langkah-langkang strategis dalam penanganan bencana alam pada awal tahun 2020 ini.

UPDATE Penambangan dan Penebangan Liar Penyebab Bencana di Kab Bogor
Instagram
Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin bersama Menteri PUPR Bapak Basuki Hadimulyono menyusuri lokasi terdampak bencana longsor di Kecamatan Sukajaya. 

CIBINONG, WARTAKOTALIVE.COM - Pemerintah Kabupaten Bogor segera mengambil langkah-langkah strategis dalam penanganan bencana alam pada awal tahun 2020 ini.

Langkah strategis itu adalah reboisasi dan relokasi 19.821 warga yang tersebar di 3 Kecamatan yakni 14233 warga Sukajaya; 159 warga Jasinga dan 4217 warga Nanggung serta 1212 warga Cigudeg..

Hal itu diutarakan Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin kepada sejumlah wartawan di Rumah Dinas Bupati, Pendopo, Cibinong, Sabtu (18/1) malam. 

Menurut Bupati Bogor, berdasarkan kajian dari BNPB, BMKG dan Badan Informasi Geopasial (BIG) longsor itu terjadi dikarenakan penambangan dan penebangan pohon liar di kawasan itu.

"Dari pemotretan satelit terlihat sangat jelas, di kawasan tersebut sangat gundul sehingga mudah tergerak air pada saat hujan, apalagi pada waktu itu hujan terus menerus. Dan akibatnya tanah menjadi longsor karena tidak ada penahannya seperti pohon," ujarnya.

Selain itu Bupati Bogor menyesali adanya penambangan liar di kawasan itu dan tidak menjaga kelestarian alamnya.

"Penambangan itu dari kajian ternyata bukan dikarenakan penambangan emas, melainkan penambangan batu atau cadas di lokasi bencana.

"Sehingga nanti kami akan memberikan pencerahan bagi warga soal penambangan dan penebangan pohon liar agar tidak terjadi lagi kejadian serupa," tegas politisi PPP ini.

Menyikapi relokasi, Pemkab Bogor segera menyikapinya agar warga bisa hidup nyaman.

"Senin besok kami akan rapat untuk mengambil langkah pemulihan bencana alam yaitu relokasi empat Kecamatan yang berdampak bencana," imbuhnya.

Halaman
1234
Penulis: Adi Kurniawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved