Berita Bekasi
Tujuh Ular Sanca Berukuran Lima Meter Ditangkap Warga Pondok Gede Permai saat Banjir
Sebanyak tujuh ekor ular sanca ditangkap warga Perumahan Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kota Bekasi pascabanjir pada awal 2020
Penulis: Muhammad Azzam |
Sanca sendiri adalah nama umum bagi sekelompok ular-ular pembelit dari jenis pythons.
Dikenal umumnya sebagai ular yang terpanjang di dunia.
Meskipun umumnya publik mengenal jenis-jenis sanca sebagai ular yang tak berbisa.
Namun sejatinya pada kadar tertentu masih terdapat kandungan bisa pada liurnya dan termasuk berbahaya.
Menanggapi hal itu, Kasitrantib Kecamatan Tambun Selatan Dede Rukmana, menghimbau warga untuk tetap berhati-hati mengingat kondisi pasca banjir.
"Iya tetap harus waspada, karena berbagai hewan akan keluar setelah bencana banjir ini datang," ujar Dede kepada Wartakota saat ditemui di kantornya, Selasa (7/1/2020).
Diketahui ular berwarna hitam dengan perpaduan berbagai warna itu dengan panjang mencapai sekitar 2 meter kini telah diamankan.
Warga pun kini masih mencari ular sanca tersebut, mengingat kabarnya masih ada lagi yang banyak berkeliaran di wilayah Tambun Selatan.
Adapun, Tambun Selatan juga termasuk terparah yang terdampak banjir di Kabupaten Bekasi.
Tercatat, Desa Mangunjaya terendam mencapai 3 meter.
Selain Mangunjaya, Desa Setiamekar juga termasuk yang terparah dengan tinggi mencapai 2 meter air banjir merendam wilayah tersebut. (M20)
Fenomena Kemunculan Ular
Fenomena kemunculan ular di tengah pemukiman masyarakat masih hangat dan terus diperbincangkan oleh rubik pemberitaan di berbagai media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Yayasan Ular Indonesia Sioux menilai, fenomena tersebut biasa terjadi kala musim hujan mulai membasahi kawasan Ibu Kota Jakarta.
Ketua Yayasan Ular Indonesia Sioux, Aji Rachmat menuturkan, musim penghujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak awal November kemarin, persis dengan masa berkembang biaknya spesies ular di Indonesia.