Senpi Ilegal Si Koboi Lamborgini Abdul Malik dan Putra Ayu Azhari, Polisi Buru Pria Berinisial MSA

Polisi buru pria berinisial MSA soal kasus senjata api atau senpi ilegal milik si koboi Lamborghini Abdul Malik dan turut seret putra Ayu Azhari.

Warta Kota/Rizki Amana
Polisi buru pria berinisial MSA soal kasus senjata api atau senpi ilegal milik si koboi Lamborghini Abdul Malik dan turut seret putra Ayu Azhari. 

Saat ini polisi buru pria berinisial MSA, terkait kasus senjata api atau senpi ilegal milik si koboi Lamborghini Abdul Malik.

Bahkan, kasus senpi ilegal koboi Lamborghini, turut menyeret Axel Djody Gondokusumo putra aktris Ayu Azhari.

Diketahui, Axel Djody Gondokusumo ditetapkan tersangka, lantaran jadi perantara jual beli senpi ilegal antara Abdul Malik dan MSA.

Menurut Kapolrestro Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama, sebagian besar senpi tanpa dokumen yang disita adalah buatan luar negeri dan dalam kondisi baik.

Koboi Lamborghini Punya Banyak Senjata Api Ilegal, Kebanyakan Buatan AS

Diduga Jual Senjata Api Ilegal ke Koboi Lamborghini, Polisi Geledah Rumah Anak Ayu Azhari di Mampang

Diungkap Polisi Bahwa Satu dari Tiga Tersangka Penyuplai Senpi Koboi Lamborgini Itu Anak Ayu Azhari

Artinya, apabila senjata itu disalahgunakan, bisa berakibat fatal.

Kombes Bastoni belum mau berspekulasi lebih jauh soal bagaimana alur perdagangan gelap senjata api ilegal itu.

"Itu masih kita dalami lagi. Karena dari pengakuan pelaku ini mengarah ke salah satu orang"

"Mudah-mudahan kalau berhasil kita amankan nanti ketemu titik terang asal-usul senjata dari mana," ungkap Kombes Bastoni di Mapolrestro Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2020).

Kapolres tidak menampik, praktik jual beli senjata ilegal melibatkan orang-orang yang punya jaringan khusus.

Namun, ia memastikan hingga saat ini masih menelusuri jaringan perdagangan senjata ilegal itu.

Halaman
1234
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved