Koboi Lamborghini Punya Banyak Senjata Api Ilegal, Kebanyakan Buatan AS
Tersangka aksi koboi Lamborghini ternyata punya banyak senjata api ilegal yang kebanyakan buatan Amerika Serikat.
Tersangka aksi koboi Lamborghini ternyata punya banyak senjata api ilegal yang kebanyakan buatan Amerika Serikat.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol. Bastoni Purnama mengatakan, senjata api (senpi) yang dimiliki oleh tersangka aksi Koboi Lamborgini Abdul Malik (AM) mayoritas buatan Amerika Serikat (AS).
Namun, pihaknya belum dapat memastikan suplai senpi itu dibeli langsung dari negara yang bersangkutan.
Menurutnya, hingga saat ini pihaknya masih mendalami kasus praktik jual beli senpi ilegal tersebut.
"Ya kalau produksinya kaya M-16, AR-15 itu kan dari Amerika. Jenis Glock juga dari Amerika," kata Bastoni di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2020).
Diberitakan sebelumnya, AM memiliki delapan jenis senpi yang didapat dari tiga tersangka yakni Axel Djody Gondokusumo (ADG), Yunarko (Y) dan Muhamad Setiawan Arifin (MSA).
• Identitas Pemilik Lamborghini Orange Penodong Siswa di Kemang Ternyata Milik Seorang Pengangguran
Kasus itu terkuak, setelah pihak polisi melakukan penggeledahan di rumah AM di Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dan menemukan satu buah brankas berisikan koleksi senpi tersebut.
Dari hasil pemeriksaan beberapa saksi, polisi pun menangkap tiga tersangka di tiga tempat berbeda.
"Ketiganya ditangkap pada hari Minggu, 29 Desember 2019," ucap Bastoni.
• Tercatat Sebagai Pemilik, Pengangguran Asal Cipulir Harus Bayar Tunggakan Pajak Lamborghini Orange
ADG ditangkap di rumahnya di Mampang Prapatan, MSA ditangkap di sekitar rumahnya di Pinang Ranti, dan Y ditangkap di Duren Sawit.
Untuk diketahui, Ketiga tersangka penjual senjata ilegal berinama Axel Djody Gondokusumo (ADG), Yunarko (Y),dan Muhamad Setiawan Arifin (MSA).
Dari hasil pemeriksaan beberapa saksi, polisi pun menangkap tiga tersangka di tiga tempat berbeda.
• Ibu Korban Ungkap Anaknya Sudah Mulai Membaik dari Trauma Terkait Aksi Koboi Pemilik Lamborghini
"Ketiganya ditangkap pada hari Minggu, 29 Desember 2019," kata dia.
ADG ditangkap di rumahnya di Mampang Prapatan, MSA ditangkap di sekitar rumahnya di Pinang Ranti, dan Y ditangkap di Duren Sawit.
"Ketiga tersangka diketahui merupakan teman dekat AM," tandasnya.
Terbongkarnya kepemilikan senjata api ilegal ini merupakan pengembangan dari kasus aksi koboi yang dilakukan AM terhadap dua pelajar di Kemang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sepi-ilegal-koboi-lambo.jpg)