Banjir Tangerang

Kabupaten Tangerang Kekurangan Perahu Karet dalam Hadapi Musim Hujan Ini

Kabupaten Tangerang Kekurangan Perahu Karet dalam Hadapi Musim Hujan Ini. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Kabupaten Tangerang Kekurangan Perahu Karet dalam Hadapi Musim Hujan Ini
ISTIMEWA
perahu karet untuk banjir 

MENGATASI banjir di musim hujan tahun ini Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana akan menyediakan perahu karet, peralatan dapur umum di 29 Kecamatan dan Desa untuk mengatasi tanggap bencana banjir di wilayah Kabupaten Tangerang.

Hal terdebut disampaikan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat memimpin rapat koordinasi terkait penanganan dan antisipasi banjir di Kabupaten Tangerang dengan seluruh Kepala Dinas, Camat dan Ormas.

"Mudah-mudahan nanti di 29 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang tahun depan atau 2 sampai 3 tahun yang akan datang semuanya punya peralatan dapur umum yang bisa digunakan buat tanggap darurat bencana banjir di wilayah masing-masing," ujar Zaki di Gedung Pusat Pemerintahan Pemkab Tangerang, Kamis (9/1/2020).

Ini Penyebab Depok Akan Alami Musim Hujan Lebih Panjang Ketimbang Jakarta

Ia menyebut kenapa pihaknya perlu perahu karet dan peralatan dapur umum di setiap Kecamatan, Desa dan Kelurahan dikarenakan pengalaman penanganan bencana banjir pada awal tahun 2020 ini mengalami kesulitan kekurangan perahu karet dan peralatan dapur umum.

Perahu karet yang di BPBD Kabupaten Tangerang tidak cukup mengatasi banjir yang terjadi di 14 Kecamatan kemarin.

Zaki juga pada kesempatan tersebut meminta seluruh jajaran Pemkab Tangerang agar bisa berkoordinasi dan bersinergi dengan baik agar proses penanganan musibah banjir bisa segera diatasi.

Terlebih lagi musim penghujan saat ini masih awal, masih ada beberapa bulan lagi musim penghujan dan itu yang harus diantisipasi oleh semua.

Indikasi Rob Mulai Terlihat di Jakarta, Sekda DKI Berharap Curah Hujan Tidak Besar

"Saya minta semua saat ini berjaga dan antisipasi banjir yang bisa kapan saja terjadi. Karena menurut BMKG musim hujan masih sampai awal Maret dan BPBD, Dinsos, Kecamatan agar berantisipasi segala kemungkinan yang terjadi," ucapnya.

Menurutnya, dalam kurun waktu jangka pendek ini pihaknya sedang mempersiapakan karena musim penghujan yang cukup panjang, serta elemen masyarakat wajib duduk bersama untuk memetakan dan juga membagi tugas setiap elemen yang ada di Kecamatan masing-masing. Dan dibuat standar operasional prosedur penanganan banjir secara menyeluruh di setiap Kecamatan.

"Kebutuhan peralatan kemudian personil juga dan logistik ini yang sedang kita kalkulasikan. Masalahnya musim penghujan ini baru dimulai masih ada 3 bulan kedepan yang harus kita siaga. Berikutnya juga dengan para Camat agar yang terjadi kebanjiran kemarin ini semua sudah punya SOP masing-masing dan alat pendukung seperti perahu karet, dapur umum itu harus ada disetiap kecamatan," kata Zaki.

Halaman
1234
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved